Tim nasional Swiss berhasil mengamankan keunggulan tipis 1-0 atas Aljazair hingga berakhirnya babak pertama dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan sengit ini digelar di Stadion Vancouver, Kanada, pada Jumat siang waktu setempat.
Swiss sejatinya memulai pertandingan dengan tempo yang cukup lambat. Sebaliknya, Aljazair justru tampil lebih agresif sejak peluit awal dibunyikan. Skuad asuhan pelatih Aljazair tersebut mampu mendominasi penguasaan bola dan beberapa kali mengurung lini pertahanan Swiss.
Peluang emas pertama tercipta bagi Aljazair saat laga baru berjalan enam menit. Houssem Aouar mendapatkan kesempatan emas memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan lapangan. Namun, penyelesaian akhirnya belum sempurna sehingga bola gagal bersarang di gawang lawan.
Asyik menekan, Aljazair justru kecolongan pada menit ke-11. Johan Manzambi melakukan aksi individu memukau dari sisi kanan pertahanan Aljazair. Ia kemudian melepaskan umpan tarik yang disambar dengan sempurna oleh Breel Embolo. Skor pun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Swiss.
Swiss nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-15 melalui kemelut di dalam kotak penalti. Sayangnya, Denis Zakaria gagal memaksimalkan bola kiriman dari sisi kanan. Sepakan kaki kanannya tidak mengenai bola dengan bersih sehingga mampu diamankan kiper Aljazair, Luca Zidane.
Memasuki pertengahan babak pertama, Swiss mulai mengambil alih kendali permainan. Ricardo Rodriguez sempat memberikan ancaman melalui tendangan jarak jauh pada menit ke-25, namun bola masih meluncur tipis di sisi kiri gawang Zidane.
Aljazair terlihat kesulitan membongkar rapatnya barisan pertahanan Swiss. Kondisi ini dimanfaatkan oleh Xhaka dan kawan-kawan untuk terus melancarkan serangan, terutama melalui sektor sayap kanan. Pada menit ke-37, sundulan Denis Zakaria yang memanfaatkan skema tendangan bebas hampir menambah keunggulan, namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Menjelang turun minum, Aljazair mencoba memberikan respons melalui tendangan Fares Chaibi pada menit ke-43. Sayangnya, sepakan dari dalam kotak penalti itu terlalu lemah dan dengan mudah ditangkap oleh kiper Swiss, Gregor Kobel.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor 1-0 untuk keunggulan Swiss tetap bertahan. Pertandingan ini menjadi pembuktian efektivitas serangan balik Swiss di tengah dominasi penguasaan bola yang ditunjukkan oleh Aljazair sepanjang 45 menit pertama.
Dalam laga ini, Swiss turun dengan formasi 4-2-3-1 yang mengandalkan Gregor Kobel di bawah mistar, didukung barisan bek Manuel Akanji, Nico Elvedi, Ricardo Rodriguez, dan Denis Zakaria. Sementara Aljazair juga menggunakan skema serupa dengan mengandalkan Riyad Mahrez dan Houssem Aouar untuk menembus pertahanan lawan.











