Wednesday, 15 July 2026
BREAKING
BERITA

Sekjen AMPG Peringatkan Deddy Sitorus Soal Opini Publik Batu Bara PLN

Oleh Emanuel July 15, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Ubaidillah, angkat bicara. Ia mengkritik anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus. Kritikan ini terkait pernyataan Deddy mengenai isu batu bara di tubuh PT PLN (Persero) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Ubaidillah menyarankan Deddy Sitorus untuk melakukan kajian mendalam. Hal ini penting sebelum mengeluarkan pernyataan. Terlebih pernyataan tersebut dapat menggiring opini publik. Ia menilai Deddy perlu menambah wawasan mengenai persoalan energi nasional.

Menurut Ubaidillah, Deddy Sitorus terkesan terburu-buru dalam menyikapi isu yang kompleks. Isu batu bara di PLN dan ESDM melibatkan banyak aspek. Mulai dari kebijakan energi, pasokan, hingga aspek ekonomi. Tanpa pemahaman yang memadai, narasi yang dibangun bisa menyesatkan.

“Saya sarankan Pak Deddy Sitorus untuk belajar dulu. Pelajari betul persoalan batu bara di PLN dan ESDM sebelum berbicara di publik,” ujar Ubaidillah dalam keterangannya pada Senin (17/6/2024).

Ia menambahkan, menggiring opini publik tanpa dasar yang kuat bisa menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu. Terutama di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan energi. AMPG, sebagai organisasi sayap partai politik, merasa perlu memberikan masukan konstruktif.

Ubaidillah menekankan bahwa setiap pernyataan tokoh publik memiliki bobot. Terutama yang berkaitan dengan isu strategis nasional. Ia berharap anggota dewan senantiasa mengedepankan data dan analisis. Ini demi menjaga kepercayaan publik dan kemajuan sektor energi.

Sebelumnya, Deddy Sitorus memang sempat melontarkan pandangannya terkait polemik batu bara. Namun, Ubaidillah merasa pandangan tersebut belum mencerminkan pemahaman utuh. Ia berharap diskusi publik mengenai energi dapat lebih berbobot.

AMPG sendiri berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan energi nasional. Termasuk isu-isu yang berkaitan dengan peran batu bara. Namun, segala kritik atau masukan harus berbasis pada kajian yang matang. Sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan faktual.

Pesan Ubaidillah ini menjadi penegasan pentingnya literasi energi bagi para pembuat kebijakan. Agar setiap pernyataan publik tidak hanya sekadar opini sesaat. Tetapi juga berkontribusi pada solusi yang berkelanjutan bagi bangsa.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait