Jakarta – Menjelang keberangkatan ibadah umrah ke Tanah Suci pada Senin, 22 Juni 2026, presenter kondang Ruben Onsu dan desainer ternama Ivan Gunawan sepakat untuk tidak berbagi kamar. Keputusan tak biasa ini diambil demi menjaga kekhusyukan dan fokus ibadah masing-masing selama berada di Mekah dan Madinah.
Ruben Onsu mengungkapkan bahwa kebiasaan bercanda yang kerap mewarnai kebersamaan mereka menjadi alasan utama pemisahan kamar. Ia khawatir jika terlalu sering berinteraksi dalam suasana santai, kekhidmatan ibadah bisa terganggu. "Iya, takut bercanda, sayanya kepancing. Justru (umrah kali ini) lebih berat karena kita biasa bercanda," ujar Ruben saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta.
Oleh karena itu, Ruben dan Ivan telah berkomitmen untuk lebih menjaga ucapan dan pandangan selama menjalankan ibadah. "Kita ya sudah dari sekarang jaga mulut, jaga mata, nggak ada lagi kode-kodean mata," tambahnya.
Senada dengan Ruben, Ivan Gunawan juga menyetujui strategi ini demi efektivitas ibadah. Ia menekankan bahwa fokus utama mereka di Arab Saudi adalah menjalankan ibadah secara mandiri tanpa saling bergantung. "Kita nggak main tunggu-tungguan untuk ibadah. Jadi nanti ya kalau ketemu ya ibadah bareng. Dan memang nggak mau sekamar," tegas Ivan.
Perjalanan spiritual yang direncanakan berlangsung selama sembilan hari ini berawal dari obrolan santai saat sarapan pagi. Ivan menceritakan bahwa ide umrah mendadak muncul dan kemudian segera diatur jadwalnya oleh Ruben. Mereka akhirnya memutuskan untuk berangkat bersama Hamdan Tour.
Bagi Ruben Onsu, ini merupakan pengalaman umrah keempatnya. Ivan Gunawan mengapresiasi tingkat spiritualitas sahabatnya yang dinilai sedang sangat tinggi. "Kalau dilihat, Ruben itu ibadahnya jauh lebih bagus daripada kita. Dia lagi on fire ibadahnya. Kali ini kita sama-sama ngecas baterai kita, biar keimanan kita bertambah, istikamah," tutur Ivan.
Perjalanan umrah kali ini juga menghadirkan tantangan fisik yang tidak ringan. Arab Saudi saat ini sedang memasuki musim panas, dengan suhu udara yang diperkirakan bisa mencapai 49 derajat Celcius. Hasby Atthallah, pemilik Hamdan Tour, menjelaskan bahwa pemilihan bulan Juni untuk umrah ini memang bertepatan dengan puncak musim panas.
Untuk mengantisipasi sengatan cuaca ekstrem tersebut, pihak agen travel telah mengatur agar prosesi inti ibadah umrah dilaksanakan pada malam hari, ketika suhu udara lebih bersahabat. Hasby juga memberikan arahan kesehatan khusus kepada Ruben dan Ivan untuk menjaga kondisi fisik mereka.
"Ya harus sering-sering minum air putih, pakai pelembab juga (biar kulit tidak kering)," pungkas Hasby, mengingatkan pentingnya menjaga hidrasi dan kesehatan kulit di tengah cuaca panas. Dengan persiapan matang dan niat yang tulus, Ruben Onsu dan Ivan Gunawan berharap dapat menjalankan ibadah umrah dengan khusyuk dan lancar, serta kembali dengan membawa keberkahan.











