Saturday, 18 July 2026
BREAKING
BERITA

Psikologi Ungkap: Mengapa Kekacauan Kadang Lebih Nyaman Ketimbang Ketenangan

Oleh Emanuel July 18, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Bagi sebagian orang, situasi yang kacau justru terasa lebih nyaman dan aman dibandingkan dengan ketenangan. Fenomena psikologis ini memiliki enam alasan utama yang mendasarinya, menjelaskan mengapa ada individu yang cenderung merasa lebih terjamin saat berada dalam kondisi tidak teratur.

Salah satu alasan utamanya adalah terkait dengan kebiasaan dan zona nyaman. Ketika seseorang terbiasa hidup atau beroperasi dalam lingkungan yang dinamis dan penuh tantangan, ketenangan justru bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan kecemasan. Mereka mungkin merasa kehilangan kontrol atau kurang siap menghadapi situasi yang terlalu ‘tenang’ karena tidak ada tantangan yang perlu diatasi.

Lebih lanjut, ada aspek kebutuhan akan stimulasi. Kekacauan seringkali datang dengan berbagai macam stimulus, mulai dari suara, gerakan, hingga interaksi yang intens. Bagi individu yang memiliki kebutuhan stimulasi tinggi, ketenangan bisa terasa membosankan dan monoton. Kekacauan memberikan ‘bahan bakar’ yang mereka butuhkan untuk merasa hidup dan terlibat.

Faktor ekspektasi juga berperan penting. Jika seseorang memiliki ekspektasi bahwa hidup akan selalu penuh dengan kesulitan atau drama, maka ketenangan bisa terasa mencurigakan atau bahkan mengancam. Mereka mungkin secara tidak sadar mencari atau menciptakan kekacauan untuk memvalidasi pandangan dunia mereka, karena itulah yang mereka anggap sebagai ‘normal’.

Selain itu, kekacauan dapat memberikan rasa tujuan dan urgensi. Dalam situasi yang kacau, seringkali ada tujuan yang jelas untuk dicapai, yaitu mengembalikan ketertiban atau menyelesaikan masalah. Rasa urgensi ini bisa memotivasi dan memberikan arah, sesuatu yang mungkin kurang terasa dalam suasana yang tenang dan tanpa tekanan. Pengalaman mengatasi kesulitan dalam kekacauan juga bisa membangun rasa percaya diri dan kompetensi.

Ada pula penjelasan dari sisi ‘perjuangan’. Beberapa orang mungkin merasa bahwa nilai diri mereka atau pencapaian mereka hanya terbukti melalui perjuangan dan mengatasi rintangan. Dalam ketenangan, mereka mungkin merasa kurang berharga atau tidak memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuan mereka. Kekacauan menyediakan panggung untuk ‘bertarung’ dan kemudian merasakan kepuasan dari kemenangan.

Terakhir, adanya keengganan untuk menghadapi diri sendiri. Ketenangan seringkali memaksa seseorang untuk berdiam diri dan menghadapi pikiran serta emosi mereka sendiri. Bagi sebagian orang, proses introspeksi ini bisa sangat menakutkan atau tidak menyenangkan. Kekacauan, dengan segala distraksinya, dapat menjadi pelarian yang efektif dari keharusan menghadapi diri sendiri.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait