Sebuah fakta mengejutkan terungkap mengenai pesawat yang digunakan tim nasional sepak bola Prancis selama perjalanan mereka menuju Piala Dunia. Maskapai yang sama yang mengangkut para bintang seperti Kylian Mbappé, ternyata juga kerap terlibat dalam operasi deportasi massal.
Perusahaan penerbangan charter Global Crossing Airlines (GlobalX) menjadi sorotan. Data pelacakan penerbangan dan foto yang beredar di media sosial menunjukkan timnas Prancis menggunakan jasa GlobalX setidaknya untuk tiga penerbangan domestik. Perjalanan tersebut dilakukan antara pertandingan mereka dan kamp pelatihan di Boston.
Yang menjadi perhatian adalah rekam jejak GlobalX. Perusahaan ini diketahui telah mengoperasikan lebih dari separuh penerbangan pengusiran (deportasi) yang dilakukan oleh ICE, badan imigrasi Amerika Serikat. Angka ini mencakup penerbangan yang telah dilakukan pada tahun 2024 dan 2025.
Keterlibatan GlobalX dalam operasi deportasi ini menimbulkan pertanyaan etis. Terlebih lagi, Kylian Mbappé sendiri dikenal sebagai salah satu atlet dunia yang vokal menentang politik sayap kanan. Sikapnya ini kontras dengan penggunaan jasa perusahaan yang terafiliasi dengan kampanye deportasi massal.
GlobalX telah menjadi mitra utama bagi ICE dalam melaksanakan kebijakan imigrasi yang ketat. Perusahaan ini menyediakan pesawat charter yang digunakan untuk memulangkan individu yang tidak memiliki izin tinggal di Amerika Serikat.
Penggunaan pesawat yang sama oleh timnas Prancis dan badan imigrasi AS ini membuka diskusi publik mengenai standar etika dalam pemilihan mitra bisnis. Pertanyaan muncul apakah timnas Prancis mengetahui keterlibatan GlobalX dalam operasi deportasi saat mereka memilih jasa penerbangan tersebut.
Pihak timnas Prancis belum memberikan komentar resmi terkait temuan ini. Namun, asosiasi sepak bola Prancis (FFF) kemungkinan akan menghadapi tekanan untuk menjelaskan keputusan mereka dalam memilih GlobalX. Laporan ini tentu akan memicu perdebatan lebih lanjut mengenai transparansi dan akuntabilitas dalam pemilihan vendor oleh tim olahraga profesional.
Konteks ini semakin relevan mengingat isu imigrasi yang kerap menjadi topik hangat di berbagai negara. Penggunaan pesawat yang sama oleh timnas Prancis dan agen deportasi ICE ini menjadi cerminan kompleksitas hubungan antara dunia olahraga, bisnis, dan kebijakan publik.
