Persib Bandung Lepas Miro Petric, Sosok Kunci di Balik Tiga Gelar Juara Beruntun Maung Bandung

Danu Ilham

Klub kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung, secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan asisten pelatih fisik mereka, Miro Petric. Keputusan ini menandai perpisahan Maung Bandung dengan salah satu staf kepelatihan kunci yang telah mendampingi tim selama dua musim terakhir. Pengumuman resmi disampaikan pada Jumat, 26 Juni 2026, menjelang dimulainya kompetisi Super League musim 2026-2027.

Perpisahan dengan pelatih fisik asal Kroasia ini terjadi setelah berakhirnya kompetisi Super League 2025-2026 pada bulan Mei lalu. Kepergian Miro Petric dipastikan akan membawa perubahan signifikan dalam struktur kepelatihan Persib, khususnya dalam aspek kebugaran dan persiapan fisik pemain untuk menghadapi jadwal kompetisi yang padat di musim mendatang. Sosok Miro Petric dikenal sebagai tangan kanan pelatih kepala, Bojan Hodak, dan telah menjadi bagian integral dari strategi tim sejak awal kedatangannya.

Miro Petric bergabung dengan Persib Bandung sejak awal musim Liga 1 2023/2024. Ia merupakan staf kepelatihan pertama yang didatangkan khusus untuk mendampingi Bojan Hodak, menunjukkan betapa krusialnya peran yang diembannya dalam membangun fondasi tim. Selama dua musim masa baktinya, Petric bertanggung jawab penuh atas program latihan fisik yang ketat dan terukur, memastikan setiap pemain berada dalam kondisi prima untuk berkompetisi di level tertinggi.

Kolaborasi intensifnya dengan jajaran pelatih lain seperti Goran Paulic, Igor Tolic, Yaya Sunarya, Luizinho Passos, Mario Jozic, dan I Made Wirawan, telah menghasilkan pencapaian luar biasa. Di bawah kepemimpinannya, Persib sukses mengukir sejarah dengan meraih tiga gelar juara liga secara berturut-turut. Kontribusi Petric dalam menjaga performa dan kebugaran pemain menjadi salah satu faktor penentu di balik dominasi Maung Bandung dalam kancah sepak bola nasional dan regional.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan profesionalisme Miro Petric. Adhitia menegaskan bahwa kinerja Petric sangat berarti bagi perjalanan tim dalam meraih berbagai prestasi. Ia menekankan pentingnya peran pelatih fisik dalam menjaga stabilitas performa tim di tengah tuntutan kompetisi modern yang semakin ketat.

"Miro telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi perjalanan Persib dalam beberapa musim terakhir," kata Adhitia, sebagaimana dikutip dari laman resmi Persib pada Jumat (26/6/2026). "Dengan dedikasi, disiplin, dan profesionalismenya, ia turut membantu menjaga performa dan kebugaran para pemain sehingga tim mampu tampil kompetitif di berbagai kompetisi." Pernyataan ini menggarisbawahi dampak positif Petric terhadap konsistensi performa tim.

Manajemen klub juga menyoroti bagaimana pondasi fisik yang telah dibangun oleh Miro Petric sangat membantu tim dalam menghadapi jadwal pertandingan yang padat. Baik di kompetisi domestik maupun internasional, kebugaran pemain adalah kunci untuk meraih hasil maksimal dan menghindari cedera yang bisa merugikan tim. Kontribusinya dalam aspek ini diakui akan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah gemilang Persib Bandung.

"Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh kerja keras dan kontribusi yang telah diberikan untuk Persib," tambah Adhitia, mewakili seluruh jajaran manajemen dan suporter. Perpisahan ini, meskipun disayangkan, merupakan bagian dari dinamika dalam dunia sepak bola profesional yang kerap menghadirkan perubahan di setiap musim. Klub harus terus beradaptasi dan mencari formula terbaik untuk mempertahankan level kompetitifnya.

Kepergian Miro Petric memunculkan pertanyaan tentang siapa sosok yang akan mengisi posisi vital ini di staf kepelatihan Persib Bandung. Pencarian asisten pelatih fisik baru akan menjadi salah satu prioritas manajemen dan Bojan Hodak dalam bursa transfer staf kepelatihan, mengingat pentingnya peran ini dalam membentuk skuad yang tangguh. Sosok pengganti diharapkan mampu melanjutkan standar tinggi yang telah ditetapkan oleh Petric dan beradaptasi dengan filosofi permainan Bojan Hodak.

Klub juga menyatakan harapan terbaik bagi kelanjutan karier profesional Miro Petric. Manajemen mendoakan agar Petric sukses dalam perjalanan berikutnya, baik itu di klub lain maupun dalam peran kepelatihan yang berbeda. Hal ini menunjukkan perpisahan yang harmonis dan penuh rasa hormat antara kedua belah pihak, sebuah cerminan dari hubungan profesional yang terjalin selama ini.

"Kami mendoakan yang terbaik untuk Miro Petric dalam perjalanan karier berikutnya. Semoga kesuksesan selalu menyertai setiap langkahnya. Hatur nuhun atas seluruh dedikasi dan kontribusinya untuk Persib," pungkas Adhitia. Ungkapan ini menjadi penutup dari lembaran kerja sama yang telah menghasilkan banyak kenangan manis dan prestasi membanggakan bagi Persib Bandung dan para Bobotoh.

Dengan hengkangnya Miro Petric, Persib Bandung kini dihadapkan pada tantangan untuk mencari pengganti yang sepadan guna mempersiapkan tim menghadapi ketatnya persaingan Super League 2026-2027. Perubahan di staf kepelatihan seringkali menjadi momen krusial yang dapat memengaruhi dinamika tim. Para penggemar kini menantikan pengumuman resmi mengenai sosok baru yang akan mengemban tugas berat untuk menjaga kebugaran dan performa puncak skuad Maung Bandung di musim mendatang, sembari tetap mengingat kontribusi berharga yang telah diberikan oleh Miro Petric.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All