Monday, 20 July 2026
BREAKING
OLAHRAGA

Pelatih Spanyol Bantah Rencana Man-Marking untuk Hentikan Messi di Final Piala Dunia 2026

Oleh Emanuel July 19, 2026 11 hours lalu 0 komentar

Pelatih Tim Nasional Spanyol, Luis de la Fuente, menegaskan bahwa timnya tidak akan menerapkan taktik penjagaan ketat atau man-marking secara spesifik untuk menghentikan Lionel Messi dalam laga final Piala Dunia 2026. Pernyataan ini disampaikan De la Fuente menjelang pertandingan krusial tersebut, menekankan pendekatan tim yang lebih kolektif.

De la Fuente mengungkapkan bahwa fokus utama timnya adalah pada permainan kolektif dan pertahanan yang solid secara keseluruhan, bukan hanya mengisolasi satu pemain lawan. “Kami tidak akan melakukan penjagaan ketat terhadap satu pemain. Kami akan bermain sebagai tim, dengan struktur yang kuat, dan kami akan berusaha keras untuk menghentikan mereka sebagai sebuah unit,” ujar De la Fuente dalam sebuah konferensi pers, Senin (14/10/2024).

Lebih lanjut, pelatih berusia 62 tahun itu menggarisbawahi pentingnya keseimbangan dalam permainan timnya. Ia percaya bahwa dengan menerapkan strategi yang terorganisir dan menjaga kedisiplinan taktik, Spanyol dapat meminimalkan ancaman dari pemain sekaliber Messi. “Kami menghormati Messi sebagai pemain luar biasa, tetapi kami memiliki rencana kami sendiri. Kami akan fokus pada kekuatan kami dan bagaimana kami bisa mengeksploitasi kelemahan lawan,” tambahnya.

Pertandingan final Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan akan digelar pada Minggu, 19 Juli 2026, di MetLife Stadium, New Jersey. Laga ini akan mempertemukan Timnas Spanyol melawan Argentina, sebuah duel yang diprediksi akan sangat sengit mengingat kualitas kedua tim dan kehadiran pemain bintang seperti Lionel Messi di kubu Argentina.

De la Fuente juga menyoroti bahwa Argentina memiliki lebih dari sekadar Messi. “Mereka adalah tim yang hebat dengan pemain-pemain berkualitas lainnya. Kami harus siap menghadapi seluruh tim, bukan hanya satu individu,” pungkasnya. Keputusan ini menunjukkan keyakinan De la Fuente pada kedalaman skuad Spanyol dan kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan berbagai situasi di lapangan tanpa harus bergantung pada taktik defensif yang terlalu spesifik pada satu pemain.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait