Persik Kediri secara resmi mengakhiri ikatan kerja sama dengan penjaga gawang asal Brasil, Leonardo Navacchio. Keputusan ini mengakhiri dua musim kebersamaan Navacchio dengan klub berjuluk Macan Putih.
Navacchio, yang bergabung pada musim 2024/2025, menorehkan sejarah sebagai kiper asing perdana bagi Persik. Selama dua musim membela tim kebanggaan Kota Kediri, pemain bertinggi 1,92 meter ini menjadi pilar penting di bawah mistar gawang.
Manajer Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, mengungkapkan apresiasinya. "Leo datang membawa perubahan yang sangat berarti. Kontribusinya selama dua musim bersama kami sungguh besar. Ia adalah pemain penting dengan peran krusial di banyak kesempatan," ujar Rachmad di Kediri, Jawa Timur, Minggu (5/7), dikutip dari Antara.
Navacchio dianggap sebagai sosok inspiratif bagi rekan-rekannya. Energinya di lapangan selalu membakar semangat tim, bahkan dalam situasi sulit. "Pemain berkarakter yang akan selalu dikenang semua orang di klub dan para suporter," tambah Rachmad.
Di musim perdananya, Navacchio tampil dalam 28 laga, mencatat 10 kali nirbobol. Salah satu momen gemilangnya adalah saat menggagalkan penalti PS Barito Putera di masa injury time pekan keempat, yang berhasil menyelamatkan Persik dari kekalahan.
Performa apiknya berlanjut di musim 2025/2026. Ia mengawali kompetisi dengan delapan penyelamatan impresif saat Persik imbang melawan Bali United. Berkat penampilan tersebut, ia menjadi pemain Persik pertama yang meraih penghargaan Player of the Match musim itu.
Sepanjang musim 2025/2026, aksi penyelamatan Navacchio tiga kali terpilih sebagai Best Save of the Week. Penghargaan itu diraih pada pekan keempat, ke-14, dan ke-16. Terutama saat Persik menjamu Persib Bandung di pekan ke-16, laga berakhir imbang 1-1 berkat beberapa penyelamatan krusialnya.
Konsistensinya juga membawanya beberapa kali masuk dalam susunan Best XI of the Week. Banyak momen berharga tercipta bersama Leonardo selama kompetisi berlangsung.
"Kami berharap Leo terus memperlihatkan performa terbaiknya serta meraih sukses yang lebih baik lagi di masa depan," tutup Rachmad Tri Kuncara, mendoakan kelanjutan karier sang kiper.











