Misteri Produksi Mobil Listrik Changan di Indonesia: Diklaim Sudah Jalan, Tapi Data Gaikindo Masih Nol

Emanuel

Klaim produksi mobil listrik Changan di Indonesia tengah menjadi sorotan tajam. Meski pihak produsen memastikan perakitan telah berjalan di dalam negeri, data resmi dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo justru menunjukkan angka nol.

Indomobil Group, selaku payung bisnis Changan di Tanah Air, sebelumnya memberikan pernyataan optimistis. Direktur Indomobil Group, Andrew Nasuri, pada November 2025 sempat menyatakan bahwa perakitan dua model awal, yakni Lumin dan Deepal S07, sudah dimulai.

Saat itu, Andrew menegaskan komitmen mereka bukan sekadar memamerkan merek atau unit kendaraan. Mereka mengklaim telah bekerja nyata dalam perakitan lokal. Bahkan, produk Changan disebut tidak menikmati insentif impor CBU karena sejak awal dirancang untuk diproduksi di Indonesia.

Keyakinan serupa disampaikan oleh CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, pada Februari 2026. Ia memastikan bahwa model Deepal S07 sudah mulai diproduksi sejak Januari 2026. Produksi tersebut dilakukan di fasilitas milik anak perusahaan Indomobil, National Assembler, yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan anomali data. Berdasarkan catatan resmi Gaikindo, angka produksi untuk model Lumin maupun S07 masih tercatat nol. Kondisi ini berlaku untuk periode sepanjang 2025 hingga lima bulan pertama di tahun 2026.

Menariknya, meskipun data produksi belum terekam, aktivitas distribusi ke jaringan dealer atau wholesales tetap berjalan. Tercatat sebanyak 231 unit kendaraan telah tersalurkan selama periode Januari hingga Mei 2026. Rinciannya, 119 unit untuk model Lumin dan 112 unit untuk Deepal S07.

Perbedaan antara klaim perusahaan dan data statistik ini memicu tanda tanya besar bagi publik dan pengamat otomotif. Saat dikonfirmasi mengenai ketidaksesuaian data tersebut, pihak Changan Indonesia memberikan tanggapan singkat.

Setiawan Surya menyatakan pihaknya akan menelusuri kembali informasi mengenai data produksi tersebut. Pernyataan ini disampaikan di sela-sela acara pengumuman pemesanan model terbaru, Deepal S05, di Jakarta pada Selasa, 30 Juni 2026.

Hingga kini, publik masih menunggu klarifikasi resmi terkait mengapa unit yang sudah sampai ke dealer belum terhitung dalam data produksi nasional. Fenomena ini tentu menjadi catatan penting dalam transparansi industri kendaraan listrik yang sedang berkembang pesat di Indonesia.

Pihak Changan Indonesia berjanji akan melakukan pengecekan internal untuk memastikan kebenaran data tersebut. Hal ini penting guna menjaga kepercayaan konsumen terhadap komitmen produksi lokal yang selama ini terus digaungkan oleh pihak prinsipal maupun distributor.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All