Lionel Messi menghadapi tantangan monumental untuk merebut gelar top skor Piala Dunia 2026, yang saat ini dipegang oleh Kylian Mbappe. Tiga skenario krusial harus terwujud agar La Pulga dapat menggeser bintang Prancis tersebut di puncak daftar pencetak gol.
Mbappe saat ini memimpin perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 dengan torehan gol yang signifikan. Untuk melampaui rekor Mbappe, Messi tidak hanya dituntut untuk tampil gemilang secara individu, tetapi juga membutuhkan bantuan dari beberapa faktor eksternal.
Skenario pertama yang membuka peluang Messi adalah jika ia berhasil mencetak gol lebih banyak dari Mbappe di sisa pertandingan turnamen. Namun, ini sangat bergantung pada performa kedua pemain dan jumlah pertandingan yang mereka jalani. Apabila Mbappe tidak menambah pundi-pundi golnya, maka Messi memiliki kesempatan lebih besar.
Selain itu, faktor kedua yang sangat menentukan adalah jumlah gol yang dicetak oleh Messi sendiri. Ia harus mampu menemukan ketajamannya di lini depan dan mengkonversi setiap peluang menjadi gol. Dukungan dari rekan-rekan setimnya di lini serang juga akan menjadi kunci untuk mewujudkan skenario ini.
Skenario ketiga, dan mungkin yang paling menentukan, adalah jika terjadi situasi di mana kedua pemain memiliki jumlah gol yang sama. Dalam kasus ini, aturan FIFA mengenai penentu pencetak gol terbanyak akan berlaku. Aturan tersebut biasanya mempertimbangkan jumlah assist, jumlah menit bermain yang lebih sedikit, atau bahkan undian jika semua kriteria tersebut sama.
Dengan demikian, jalan Messi untuk menjadi top skor Piala Dunia 2026 bukanlah perkara mudah. Ia harus mengerahkan seluruh kemampuannya, berharap Mbappe tidak tampil terlalu dominan, dan mungkin sedikit keberuntungan untuk bisa mengangkat trofi Sepatu Emas.
