Langkah Joven/Joseph Terhenti di Perempat Final Kejuaraan Asia Junior 2026

Wibowo

Perjuangan ganda putra Indonesia, Joven Farandi dan Joseph Marcellino Kyta, dalam ajang Badminton Asia Junior Championships 2026 harus berakhir di babak perempat final. Bertanding di Yatsushiro pada Jumat, 3 Juli 2026, pasangan muda Indonesia ini mengakui keunggulan wakil China, Xin Ze Lyu dan Qi Rui Sun.

Dalam laga tersebut, Joven/Joseph dipaksa menyerah dua gim langsung dengan skor 14-21 dan 17-21. Dominasi pasangan China sejak awal laga membuat wakil Indonesia kesulitan untuk mengembangkan pola permainan terbaik mereka sepanjang pertandingan.

Joseph Marcellino Kyta mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera. Meski demikian, ia mengakui bahwa mereka berada di bawah tekanan besar sejak awal gim pertama.

Menurut Joseph, mereka kurang siap mengantisipasi serangan lawan pada gim pembuka. Sementara pada gim kedua, kendala teknis terkait arah angin membuat mereka sempat mencoba mengubah strategi, namun lawan tetap mampu mengendalikan jalannya pertandingan hingga akhir.

Bagi Joseph, mencapai babak delapan besar dalam debutnya di turnamen tingkat Asia ini merupakan pengalaman yang berharga. Ia merasa senang bisa menjajal kemampuan melawan atlet dari berbagai negara, yang menurutnya menjadi tolok ukur penting untuk pengembangan karier mereka ke depan.

Joseph menyadari bahwa masih banyak aspek dalam permainannya yang harus segera dievaluasi. Pengalaman ini menjadi catatan penting bagi mereka untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang lebih besar di turnamen-turnamen mendatang.

Sementara itu, Joven Farandi menyoroti keunggulan lawan dalam permainan no lob panjang yang sangat merepotkan. Joven merasa belum mampu membalikkan tekanan yang diberikan oleh pasangan China tersebut dengan efektif.

Ia mengakui bahwa kekalahan ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi dirinya. Joven berkomitmen untuk berlatih lebih giat lagi guna memperbaiki teknik serta pola permainan yang masih menjadi celah dalam performanya di lapangan.

Ke depan, pasangan ini bertekad untuk tampil lebih matang dari segi strategi maupun kesiapan mental. Kekalahan di Yatsushiro ini dipandang sebagai pelajaran berharga agar Joven dan Joseph bisa lebih kompetitif saat berhadapan dengan lawan-lawan tangguh di level internasional selanjutnya.

Meski langkah mereka terhenti, partisipasi Joven dan Joseph di Kejuaraan Asia Junior 2026 memberikan gambaran nyata mengenai peta kekuatan bulu tangkis tingkat junior. Evaluasi menyeluruh pun segera dilakukan oleh tim pelatih agar mereka dapat segera bangkit dan meningkatkan kualitas permainan dalam kompetisi berikutnya.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All