Ibu kota Ukraina, Kyiv, kembali mencekam setelah menjadi sasaran serangan udara besar-besaran yang dilancarkan pasukan Rusia sepanjang malam. Insiden mematikan ini menyebabkan sedikitnya 18 orang dilaporkan tewas.
Wali Kota Kyiv menggambarkan peristiwa tersebut sebagai serangan paling masif yang pernah menghantam ibu kota Ukraina selama konflik berlangsung. Ledakan keras terdengar susul-menyusul di berbagai sudut kota.
Gempuran rudal dan drone tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah infrastruktur penting. Bangunan-bangunan tempat tinggal warga sipil pun menjadi sasaran empuk dalam serangan yang mengejutkan tersebut.
Dampak serangan yang sangat masif memaksa pihak berwenang melakukan evakuasi di beberapa lingkungan padat penduduk. Hal ini dilakukan demi menjamin keselamatan warga dari ancaman serangan susulan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
Situasi mencekam ini terjadi hanya berselang beberapa jam setelah Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengeluarkan peringatan resmi. Ia sebelumnya menyebut bahwa Rusia tengah menyiapkan operasi militer skala besar terhadap Kyiv.
Koresponden BBC untuk wilayah Eropa Selatan dan Timur, Sarah Rainsford, melaporkan langsung dari lokasi kejadian. Ia meninjau puing-puing sebuah blok apartemen sembilan lantai yang hancur total akibat hantaman rudal.
Kondisi di lapangan menunjukkan kehancuran yang sangat memprihatinkan. Tim penyelamat terus berupaya menyisir reruntuhan bangunan untuk mencari korban yang mungkin masih terjebak di bawah puing-puing beton.
Serangan ini menjadi salah satu eskalasi paling signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Ketegangan di wilayah tersebut semakin memuncak seiring dengan intensitas serangan udara yang terus meningkat tajam.
Pihak Ukraina saat ini masih berupaya melakukan pembersihan puing dan memberikan bantuan medis kepada para korban yang selamat. Sementara itu, sistem pertahanan udara dikabarkan terus bersiaga menghadapi kemungkinan serangan lanjutan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan lebih lanjut mengenai jumlah total kerusakan material secara menyeluruh. Otoritas setempat masih berfokus pada upaya evakuasi warga dan penanganan korban jiwa di lokasi terdampak.
Tragedi ini menambah daftar panjang kehancuran infrastruktur sipil di Ukraina akibat agresi militer Rusia. Masyarakat internasional kini menyoroti dampak kemanusiaan yang ditimbulkan dari serangan brutal di pusat ibu kota tersebut.
Warga Kyiv pun kini hidup dalam ketakutan yang mendalam pasca-insiden mematikan ini. Mereka terus memantau peringatan dini dari pemerintah demi menghindari jatuh korban lebih banyak lagi.











