Friday, 17 July 2026
BREAKING
HIBURAN

Kerbau Albino Mirip Donald Trump Selamat dari Kurban, Kini Jadi Koleksi Kebun Binatang Dhaka

Oleh Wibowo July 17, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Seekor kerbau seberat 700 kilogram di Bangladesh yang semula dijadwalkan untuk dikurbankan secara mengejutkan batal disembelih. Keputusan ini diambil setelah hewan tersebut menunjukkan ciri fisik yang sangat langka dan unik, yakni albinisme dengan rambut bagian atas berwarna pirang keemasan yang tertata rapi.

Gaya rambut alami kerbau ini dinilai sangat menyerupai model rambut mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Kemiripan visual yang menarik perhatian ini membuat warga setempat menjulukinya dengan nama “Donald Trump”. Fenomena ini dengan cepat menarik perhatian otoritas pemerintah setempat, mendorong intervensi untuk melindungi satwa langka tersebut.

Menteri Dalam Negeri Bangladesh, Salahuddin Ahmed, secara langsung memberikan instruksi untuk membatalkan proses kurban kerbau unik ini. Ia memerintahkan agar uang pembeli dikembalikan sepenuhnya dan kerbau tersebut segera diselamatkan. Sebagai langkah selanjutnya, hewan langka ini dipindahkan ke Kebun Binatang Nasional Dhaka untuk menjadi koleksi negara.

Setelah dibatalkan statusnya sebagai hewan kurban, kerbau ini kini beralih menjadi satwa pameran. Pembeli asli telah mendapatkan pengembalian dana secara utuh. Sebelum dipamerkan kepada publik, kerbau tersebut akan menjalani masa karantina kesehatan selama dua minggu. Langkah ini juga bertujuan untuk melestarikan variasi genetik albino yang sangat langka di Bangladesh.

Setelah masa karantina selesai, pihak pengelola kebun binatang akan menempatkan “Donald Trump” di kandang khusus. Pengunjung nantinya dapat menyaksikan langsung keunikan rambut pirang alami kerbau seberat hampir satu ton ini. Kehadiran kerbau albino dengan corak rambut pirang alami ini dianggap sebagai fenomena yang sangat langka dan keputusan pemerintah dinilai sebagai langkah yang tepat untuk menjaga keanekaragaman hayati yang tidak biasa.

Respons masyarakat terhadap kabar ini sangat positif di berbagai platform media sosial. Banyak yang mengapresiasi upaya pemerintah dalam menyelamatkan hewan dengan karakteristik genetik unik ini dari meja penyembelihan. Kerbau yang dijuluki “Donald Trump” ini memiliki berat sekitar 700 kilogram, dengan ciri khas albino dan rambut pirang keemasan. Saat ini, ia berada di Kebun Binatang Nasional Dhaka dan sedang menjalani karantina selama 14 hari.

Upaya konservasi melalui jalur yang tidak terduga ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap satwa dengan kelainan genetik yang unik. Meskipun situasi politik global terkait nama aslinya sedang memanas, sosok kerbau ini justru memberikan hiburan tersendiri bagi masyarakat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait