Kenny Austin Bela Amanda Manopo dari Serangan Body Shaming Pasca Melahirkan

Wibowo

Aktor Kenny Austin menunjukkan sikap protektifnya terhadap sang istri, Amanda Manopo, yang menjadi sasaran komentar negatif dan perundungan fisik atau body shaming oleh sejumlah netizen di media sosial. Gelombang komentar pedas ini muncul setelah Amanda melahirkan anak pertama mereka, menyoroti perubahan bentuk tubuh sang aktris pasca persalinan, bahkan hingga menimbulkan tudingan miring tentang kemungkinan operasi plastik di area pinggul.

Menyikapi tindakan tidak etis tersebut, Kenny Austin menyayangkan sikap para pelaku yang kerap bersembunyi di balik akun anonim. Ia secara tegas mengkritik keberanian mereka yang hanya muncul saat melontarkan komentar negatif tanpa identitas jelas. "Miris saja melihat orang melakukan itu pakai akun bodong. Kalau mau hate comment, pakai akun asli dong kalau berani," ujar Kenny Austin, menyuarakan kekecewaannya terhadap perilaku tersebut.

Sebagai respons nyata terhadap situasi ini, Kenny Austin memilih untuk fokus pada pemulihan kesehatan fisik Amanda Manopo dengan cara yang sehat dan alami. Pria berusia 34 tahun ini memprioritaskan peranannya sebagai suami siaga dengan menyiapkan berbagai menu makanan sehat tradisional yang merupakan warisan turun-temurun dari ibundanya. Lokasi persiapan makanan ini terpusat di kediaman mereka di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Rabu (17/6/2026).

Menu yang disajikan pun dirancang khusus untuk mendukung proses pemulihan pasca melahirkan. "Ayam-ayaman, angkak, itu basic lah ya," kata Kenny Austin, merujuk pada beberapa hidangan dasar yang kaya nutrisi. Selain itu, ia juga menambahkan hidangan sup berbahan dasar ikan gabus. "Kemarin kalau nggak salah ada juga ikan gabus, katanya sih untuk mempercepat proses recovery," jelasnya, mengutip manfaat kesehatan dari ikan gabus untuk penyembuhan luka luar pasca persalinan.

Perhatian Kenny Austin tidak berhenti pada pemulihan fisik semata. Ia juga memastikan kelancaran produksi Air Susu Ibu (ASI) eksklusif untuk putra mereka, Zac. Untuk mendukung hal ini, ia meracik olahan sayuran seperti daun katuk. "Ada daun katuk, daun apa sih namanya, obat herbal lah," tambahnya, menunjukkan perhatiannya pada aspek nutrisi yang krusial bagi bayi yang baru lahir.

Kenny Austin menekankan bahwa tradisi kuliner kesehatan ini merupakan bagian dari kearifan lokal yang masih dijaga kelestariannya oleh keluarganya hingga kini. "Ya banyaklah, banyak. Itu kepercayaan orang zaman dulu yang masih dilakukan sampai sekarang sih," tuturnya, menggarisbawahi pentingnya warisan budaya dalam perawatan kesehatan keluarga.

Dedikasi penuh terhadap asupan gizi ini mencerminkan komitmen Kenny sebagai suami siaga yang sigap mendampingi fase awal mengasuh buah hati pertama mereka. "Ya siaga aja sih. Sayang banget sama anak itu udah pasti, ya. Perhatian penuh kepada anak juga. Dan masih fokus sama gizi juga, karena bagaimanapun kan harus ngasih ASI," jelas Kenny Austin, mengutarakan rasa cintanya yang besar kepada anak dan tanggung jawabnya sebagai ayah.

Dalam upaya perawatan sang bayi, Kenny Austin juga dibantu oleh ibundanya yang telah lama menantikan kehadiran cucu di tengah keluarga. Kehadiran nenek dalam merawat bayi tentu memberikan dukungan emosional dan praktis yang sangat berharga bagi pasangan muda ini. "Pasti (membantu merawat bayinya). Mama juga sudah menantikan cucu dari sejak lama," kata Kenny Austin, mengapresiasi peran serta keluarganya.

Meskipun memiliki keinginan kuat untuk selalu mendampingi istri dan buah hatinya, Kenny Austin juga menunjukkan sikap protektifnya. Ia memutuskan untuk tidak membawa sang bayi ke lokasi tempatnya bekerja, demi menjaga kesehatan dan kenyamanan bayi yang masih rentan. "Ya belumlah, panas kasihan," pungkasnya, menunjukkan pertimbangan matang demi keselamatan sang putra.

Situasi ini menyoroti tantangan yang kerap dihadapi figur publik di era digital, di mana kehidupan pribadi kerap menjadi sorotan dan bahan komentar publik. Sikap Kenny Austin dalam melindungi keluarganya dari perundungan maya patut diapresiasi, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga etika berkomunikasi di ruang digital. Fokus pada pemulihan ibu dan bayi, serta dukungan keluarga, menjadi pondasi kuat bagi Amanda Manopo dan Kenny Austin dalam menjalani peran baru mereka sebagai orang tua.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All