Kementerian ESDM Lakukan Perombakan 107 Pejabat Eselon III dan IV untuk Tingkatkan Kinerja

Emanuel

Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi melakukan pelantikan terhadap 107 Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mengisi sejumlah posisi strategis. Rotasi jabatan ini menyasar level kepala bagian (kabag) dan kepala subbagian (subag) di berbagai unit kerja, mulai dari Sekretariat Jenderal, Inspektorat Jenderal, hingga direktorat jenderal teknis di lingkungan kementerian tersebut.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menjelaskan bahwa perombakan struktural ini dilakukan dengan tujuan utama untuk meningkatkan efektivitas kerja dan memberikan perspektif baru bagi para pejabat yang menduduki posisi tersebut. Langkah ini diharapkan dapat menyegarkan organisasi secara keseluruhan dan mendorong peningkatan kinerja di berbagai lini.

"Maksudnya itu ada rotasi-rotasi dalam rangka perbaikan kinerja dan juga memberikan penyegaran terhadap seluruh organisasi. Jadi kan pelantikan hari ini kan kita melantik kabag dan subag yang ada di lingkungan kementerian ESDM," ujar Yuliot Tanjung saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada Rabu (17/6/2026).

Inisiatif perombakan ini sejalan dengan upaya Kementerian ESDM dalam mencapai Key Performance Indicator (KPI) yang telah ditetapkan. Pemerintah meyakini bahwa pengalaman bekerja di berbagai unit yang berbeda akan memperkaya kompetensi dan pemahaman para pejabat mengenai seluk-beluk proses bisnis yang berjalan di internal Kementerian ESDM. Dengan pemahaman yang lebih komprehensif, diharapkan para pejabat dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik dan strategis.

Dalam arahannya kepada para pejabat yang baru dilantik, Yuliot menekankan pentingnya dua nilai dasar yang harus dipegang teguh: integritas dan kedisiplinan. Nilai-nilai ini dianggap krusial bagi setiap aparatur negara dalam menjalankan amanah jabatan serta dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berkinerja tinggi.

"Sebagai pejabat baru yang dilantik, saya menitipkan beberapa pesan penting untuk menjadi panduan saudara. Satu, tanamkan dan terapkan core value berakhlak sebagai pondasi dasar dalam bekerja, memberikan pelayanan publik yang prima, ramah, dan bebas dari KKN. Dua, jaga kedisiplinan dan integritas dan ketiga tingkatkan kapasitas dan selalu adaptif karena dunia terus berubah dengan cepat," tegas Yuliot dalam keterangan resmi yang dikeluarkan pada hari yang sama.

Lebih lanjut, Yuliot juga menyoroti peran strategis Kementerian ESDM dalam mewujudkan dan mengimplementasikan program Asta Cita, khususnya pada butir kedua dan kelima. Butir kedua menekankan pada pemantapan sistem pertahanan keamanan negara, sementara butir kelima fokus pada dorongan kemandirian bangsa melalui berbagai sektor vital seperti swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru. Selain itu, Kementerian ESDM juga berkomitmen untuk melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi guna meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

Perombakan jabatan ini mencakup pergeseran tugas yang cukup luas, meliputi kepala bagian, kepala subbagian, hingga kepala subdirektorat. Rincian lengkap 107 pejabat yang dilantik di lingkungan Kementerian ESDM menjadi bukti keseriusan kementerian dalam melakukan penataan organisasi.

Penataan birokrasi di kementerian teknis seperti ESDM merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efisien dan efektif. Dalam konteks Kementerian ESDM, penataan ini sangat vital mengingat peran strategisnya dalam pengelolaan sumber daya alam yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional, serta dalam memastikan ketersediaan energi yang berkelanjutan bagi pembangunan.

Rotasi pejabat eselon III dan IV ini juga dapat dipandang sebagai bagian dari manajemen talenta di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui penugasan di berbagai unit, para pejabat diharapkan dapat membangun jejaring kerja yang kuat dan memiliki pemahaman lintas fungsi yang mendalam. Hal ini akan sangat membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih holistik dan terintegrasi di masa mendatang.

Selain itu, penekanan pada nilai "Berakhlak" (Berintegritas, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) sebagai core value ASN menunjukkan komitmen pemerintah untuk menciptakan birokrasi yang bersih, melayani, dan berorientasi pada kinerja. Penerapan nilai-nilai ini diharapkan dapat mentransformasi budaya kerja di kementerian, dari yang mungkin sebelumnya cenderung kaku menjadi lebih dinamis dan responsif terhadap tantangan.

Perubahan lanskap global yang serba cepat, termasuk isu transisi energi, volatilitas harga komoditas energi, dan tantangan geopolitik, menuntut Kementerian ESDM untuk memiliki sumber daya manusia yang adaptif dan kompeten. Pelantikan dan rotasi pejabat ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mempersiapkan aparatur yang mampu menghadapi kompleksitas tantangan di sektor energi dan sumber daya mineral.

Kementerian ESDM terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kontribusinya terhadap pembangunan nasional. Perombakan struktural ini diharapkan menjadi katalisator untuk pencapaian target-target strategis kementerian, terutama dalam mewujudkan kedaulatan energi dan pengelolaan sumber daya mineral yang berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Dengan adanya penataan ini, Kementerian ESDM menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan beradaptasi demi melayani masyarakat dan berkontribusi pada kemajuan bangsa. Pergeseran jabatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah strategi yang dirancang untuk memastikan bahwa Kementerian ESDM tetap relevan dan mampu menjalankan fungsinya secara optimal di tengah dinamika perkembangan zaman.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All