Wednesday, 15 July 2026
BREAKING
BERITA

Kemarahan Ritel Inggris: Sony Dituding Pangkas Pilihan Gamer dengan Akhiri Era Kaset PlayStation

Oleh Emanuel July 15, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Keputusan Sony untuk menghentikan penjualan game fisik di PlayStation Store menuai badai kritik dari peritel di Inggris. Langkah ini dianggap merampas hak konsumen untuk memilih format permainan favorit mereka.

Para pelaku usaha ritel tradisional merasa terancam. Mereka khawatir dominasi digital akan semakin menggerus bisnis mereka.

Kekhawatiran ini muncul di momen yang krusial, bertepatan dengan Hari Konsumen. Peringatan ini seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat pilihan konsumen, bukan malah membatasi.

Sumber berita ini berasal dari laporan The Guardian, yang menyoroti dampak dari kebijakan baru Sony. Keputusan ini akan berlaku mulai 11 Agustus 2022.

Sony mengumumkan penghentian penjualan game fisik melalui PlayStation Store di Eropa. Ini berarti konsumen tidak lagi bisa membeli gim dalam bentuk cakram optik secara digital.

Peritel Inggris menyuarakan kekecewaan mereka. Mereka menilai Sony telah mengambil langkah mundur yang signifikan.

Pendiri toko game independen, Games Republic, menyayangkan keputusan ini. Ia berpendapat bahwa ini adalah pukulan telak bagi konsumen.

Menurutnya, banyak gamer masih menyukai koleksi fisik. Mereka menghargai kepemilikan nyata atas gim yang dibeli.

Selain itu, game fisik seringkali memiliki harga yang lebih terjangkau. Ini menjadi pertimbangan penting bagi sebagian besar gamer.

Penghentian penjualan game fisik ini juga dikhawatirkan akan memicu monopoli digital. Perusahaan besar dapat mengontrol pasar dengan lebih leluasa.

Dampak lebih luas juga terasa pada hari-hari besar penjualan ritel. Kehadiran game fisik selalu menjadi daya tarik tersendiri.

Para peritel berargumen, penghentian ini bertentangan dengan semangat perlindungan konsumen. Hak untuk memilih format fisik atau digital seharusnya tetap ada.

Mereka mendesak Sony untuk mempertimbangkan kembali keputusannya. Aliansi peritel elektronik Inggris juga telah menyuarakan keberatan mereka.

Sony sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik ini. Namun, kebijakan baru ini tampaknya akan terus memicu perdebatan di kalangan industri game dan konsumen.

Masa depan penjualan game fisik kini dipertanyakan. Era digital memang tak terhindarkan, namun opsi pilihan konsumen tetaplah krusial.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait