Jorge Martin mengungkapkan kekecewaannya usai gelaran MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Minggu (16/6/2024). Pembalap Pramac Racing ini merasa performanya di hari balapan selalu tertinggal.
Martin, yang kini memperkuat tim satelit Ducati dengan motor Desmosedici GP24, mengakui bahwa ia belum mampu menemukan kecepatan optimalnya di hari Minggu.
Ia menyebut bahwa upaya yang dilakukannya sepanjang akhir pekan terasa sia-sia ketika tiba saatnya balapan utama.
“Saya selalu terlambat di hari Minggu,” keluh Martin seusai balapan seperti dikutip dari Crash.net.
Pembalap asal Spanyol ini merasa kesulitan untuk menerjemahkan performa baiknya di sesi latihan bebas menjadi hasil maksimal di hari balapan.
Terlebih lagi, Martin sempat dikabarkan akan segera bergabung dengan tim pabrikan Aprilia di MotoGP musim depan.
Namun, ia menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah menyelesaikan musim ini dengan baik bersama Pramac.
Meskipun demikian, isu konsistensi di hari Minggu ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Martin dan timnya.
Ia merasa ada sesuatu yang hilang dalam persiapan atau strategi balapan yang membuatnya tidak bisa tampil maksimal.
Hal ini menjadi kontras dengan penampilan impresifnya di beberapa sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Martin seringkali menunjukkan kecepatan yang luar biasa di awal akhir pekan.
Namun, saat balapan dimulai, ritmenya seakan menurun dibandingkan para rivalnya.
Situasi ini tentu menjadi perhatian serius, terutama menjelang perpindahan timnya ke Aprilia.
Ia berharap dapat segera menemukan solusi untuk masalah ini.
Martin ingin membuktikan bahwa ia mampu bersaing secara konsisten di setiap sesi balapan.
Performa yang tertinggal di hari Minggu di Sachsenring ini juga menjadi sorotan.
Ia tidak mampu menyaingi kecepatan Francesco Bagnaia dan Marc Marquez yang finis di posisi terdepan.
Hal ini semakin memperkuat analisis bahwa Martin memang memiliki masalah dengan konsistensi di hari balapan.
Kini, Martin dan timnya harus segera mengevaluasi apa yang menjadi penyebab utama tertinggalnya performa di hari Minggu.
Harapannya, masalah ini dapat segera diatasi sebelum seri-seri berikutnya dimulai.
Fokusnya adalah untuk meraih hasil yang lebih baik dan konsisten di sisa musim ini.
Terutama dengan adanya spekulasi kepindahannya ke tim pabrikan Aprilia, ia perlu menunjukkan performa terbaiknya.
MotoGP Jerman sendiri berlangsung di Sirkuit Sachsenring yang terkenal teknis.
Karakteristik sirkuit ini memang menuntut konsistensi dan manajemen ban yang baik.
Martin harus mampu beradaptasi dengan lebih baik lagi di sirkuit-sirkuit mendatang.
Untuk saat ini, ia mengakui bahwa pencapaiannya di hari Minggu masih jauh dari harapan.
