Saturday, 11 July 2026
BREAKING
EKONOMI

Jokowi Resmikan Bendungan Sidan dan Keureuto, Pilar Baru Ketahanan Air dan Pangan Nasional

Oleh Yohanes July 11, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Presiden Joko Widodo secara resmi meresmikan Bendungan Sidan di Bali dan Bendungan Keureuto di Aceh. Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi upaya penguatan ketahanan air dan pangan Indonesia.

Acara seremonial ini turut dihadiri oleh jajaran menteri dan pejabat terkait. Selain dua bendungan tersebut, Presiden Jokowi juga meresmikan tiga bendungan lainnya.

PT Brantas Abipraya (Persero) selaku kontraktor utama pembangunan kedua bendungan ini, menegaskan komitmennya. Perusahaan BUMN ini berperan vital dalam mewujudkan infrastruktur air yang krusial bagi negara.

Bendungan Sidan, yang berlokasi strategis di Bali, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih. Selain itu, bendungan ini juga akan mendukung sektor pertanian di sekitarnya.

Sementara itu, Bendungan Keureuto di Aceh memiliki skala yang lebih besar. Pembangunannya menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam menggarap potensi sumber daya air di wilayah barat Indonesia.

Keberadaan bendungan-bendungan baru ini tidak hanya soal pasokan air. Lebih dari itu, ini adalah investasi jangka panjang untuk kedaulatan pangan nasional. Ketersediaan air yang stabil adalah kunci utama bagi keberlangsungan sektor pertanian.

Pembangunan kedua bendungan ini telah melalui proses yang panjang dan detail. Mulai dari perencanaan, pembebasan lahan, hingga konstruksi fisik. Brantas Abipraya telah menunjukkan profesionalismenya.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya sinergi antara pembangunan infrastruktur air dan kebijakan pertanian. Beliau berharap bendungan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Manfaat nyata dari bendungan ini akan dirasakan langsung oleh para petani. Irigasi yang lancar akan meningkatkan produktivitas tanaman pangan. Hal ini secara langsung berkontribusi pada stabilitas harga pangan.

Bendungan Sidan dan Keureuto menjadi simbol kemajuan teknologi konstruksi Indonesia. Pembangunan berskala besar ini menunjukkan kapabilitas BUMN karya dalam negeri.

Ke depan, pemerintah berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur air serupa. Tujuannya jelas, yakni memperkuat fondasi ketahanan air dan pangan di seluruh penjuru negeri. Brantas Abipraya siap mengawal agenda pembangunan ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait