Wednesday, 15 July 2026
BREAKING
HIBURAN

Joglo Mewah Irfan Hakim: Ruang Tamu Berkarakter, Perpaduan Budaya dan Alam di Bekasi

Oleh Wibowo July 15, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Rumah presenter kondang Irfan Hakim di Jaticempaka, Bekasi, Jawa Barat, mencuri perhatian dengan desain berkarakter. Dibangun sejak 2018, hunian ini merefleksikan kecintaan pada budaya dan alam.

Ruang tamu menjadi sorotan utama, memadukan arsitektur tradisional Joglo dengan sentuhan modern. Tujuannya menciptakan suasana mewah, hangat, dan nyaman.

Penataan furnitur presisi, palet warna netral, dan pencahayaan temaram menjadi kunci harmonisasi. Material alami berpadu koleksi benda bermakna memberikan pengalaman visual mendalam.

Konsep Joglo yang kental dengan nilai sejarah dan filosofi budaya Jawa, selaras dengan gaya hidup modern. Hunian ini terasa asri dan nyaman.

Pembangunan rumah di Jaticempaka dimulai enam tahun silam, berkembang sesuai visi artistik Irfan Hakim. Hasilnya adalah kediaman indah dan dekat secara emosional.

Eksterior rumah menampilkan kerangka kayu jati asli, ciri khas Joglo. Taman hijau rimbun mengelilingi, menghadirkan udara segar dan suasana tenang.

Area ramah hewan terintegrasi, memungkinkan hewan peliharaan Irfan Hakim hidup leluasa. Fasad bangunan tetap mempertahankan estetika klasik.

Irfan Hakim membawa suasana pedesaan tenang ke tengah hiruk-pikuk pinggiran Jakarta. Kombinasi kayu dan tanaman hijau menjadi identitas utama.

Keunikan ruang tamu diperkaya pajangan personal. Salah satunya kerangka kepala sapi ‘Wariso’, sapi kesayangan Irfan Hakim, sebagai kenang-kenangan.

Benda ini memberi sentuhan maskulin dan eksentrik pada ruangan dominasi kayu jati. Furnitur dan dekorasi dipilih teliti dari berbagai kota budaya.

Meja dan kursi terbuat dari kayu jati autentik dengan ukiran rapi. Kerangka kepala sapi ‘Wariso’ ditempatkan estetik di tengah ruangan.

Lampu antik berusia puluhan hingga ratusan tahun menambah kesan klasik. Material lantai menggunakan parket kayu atau ubin klasik senada dinding jati.

Kecintaan Irfan Hakim pada benda bersejarah mendorongnya berburu furnitur antik. Koleksi banyak ditemukan dari Yogyakarta, Solo, hingga Bali.

Deretan lampu kuno dengan desain rumit menjadi salah satu koleksi favorit. Benda bersejarah ini mengisi setiap sudut rumah dengan cerita.

Barang antik dikumpulkan dari pusat budaya Jawa seperti Solo dan Yogyakarta. Aksen dekorasi unik didatangkan dari Bali untuk variasi tekstur.

Irfan Hakim memilih kayu jati berusia tua karena serat kuat dan warna eksotis. Setiap sudut ruangan dirancang tematik sesuai minat pemilik.

Ruang tamu ini menjadi favorit keluarga dan rekan artis, menawarkan suasana nyaman dan damai. Seperti vila mewah di tengah pegunungan.

Hunian ini membuktikan selera seni tinggi dan kecintaan pada warisan budaya menghasilkan arsitektur luar biasa. Kenyamanan ditemukan dalam kesederhanaan material alam dan barang bernilai sejarah.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait