Kabar duka menyelimuti Yaya Kamari yang kehilangan pasangan hidupnya, Patrick, pada Rabu, 3 Juni 2026. Patrick dikabarkan meninggal dunia akibat insiden tragis tersengat aliran listrik dari pemanas air di kamar mandi.
Melalui akun TikTok pribadinya, Yaya membagikan momen perpisahan terakhir yang pilu. Ia tampil anggun mengenakan gaun hitam panjang dengan riasan formal.
Sambil menggenggam bingkai foto mendiang Patrick, Yaya menulis pesan menyentuh tentang janji setia seumur hidup mereka. Unggahan ini sontak viral dan memicu beragam reaksi dari warganet.
Di tengah ucapan belasungkawa, muncul spekulasi mengenai ketidakhadiran Jennifer Coppen. Sosok yang akrab disapa Mamari ini dinilai absen dalam momen krusial tersebut.
Banyak pengguna media sosial mempertanyakan keberadaan Jennifer dan putrinya, Kamari, dalam video prosesi pemakaman yang beredar. Komentar pedas menuding Jennifer telah melupakan hubungan baiknya dengan Yaya Kamari.
Beberapa poin yang menjadi sorotan netizen adalah tudingan Jennifer melupakan Yaya Kamari, pertanyaan soal keberadaan Kamari dan ibunya yang dianggap tidak mendampingi, serta spekulasi miring tentang keretakan hubungan kekeluargaan.
Tuduhan ini semakin liar mengingat kedekatan Jennifer yang erat dengan keluarga mendiang di masa lalu. Publik dibuat heran melihat video pemakaman yang tidak menampilkan kehadirannya.
Menanggapi serangan komentar negatif, Jennifer Coppen akhirnya memberikan klarifikasi. Melalui kolom komentar salah satu unggahan, ia menegaskan tidak pernah meninggalkan Yaya Kamari.
Jennifer menjelaskan bahwa meskipun berhalangan hadir tepat di hari pemakaman, ia telah mendampingi Yaya sejak hari pertama kabar duka tersiar. Ia memastikan dukungannya diberikan maksimal di luar sorotan kamera.
Peristiwa duka yang dialami keluarga Yaya Kamari terjadi pada 3 Juni 2026. Penyebab kematian Patrick adalah kecelakaan tersengat listrik dari water heater. Patrick diketahui merupakan partner hidup Yaya Kamari.
Penjelasan Jennifer ini sekaligus menepis anggapan publik yang menudingnya tidak peduli. Ia berharap publik tidak berasumsi buruk tanpa mengetahui fakta sebenarnya.
Kepergian Patrick yang mendadak meninggalkan luka mendalam bagi keluarga besar, terutama Yaya. Saat ini, fokus keluarga adalah melewati masa berkabung dengan tenang tanpa gangguan isu negatif.










