Jenderal Iran Bersumpah Balas Dendam Atas Kematian Khamenei: ‘Musuh Tak Akan Lolos Hukuman’

Wibowo

Para petinggi militer Iran melontarkan ancaman balasan yang tegas. Mereka bersumpah akan membalas kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Kesetiaan pada almarhum pemimpin mereka ditegaskan kembali. Janji untuk melanjutkan perjuangan ideologisnya pun digaungkan. Ancaman ini muncul di tengah gelombang duka mendalam yang melanda Iran. Jutaan warga berkumpul dalam upacara pemakaman akbar di Teheran.

Mayor Jenderal Amir Hatami, Komandan Angkatan Darat Iran, menjadi salah satu yang pertama bersuara. Ia menyatakan bahwa Khamenei telah membuka jalan kemerdekaan. Angkatan bersenjata Iran akan terus mengikutinya. Jalur ini akan dilanjutkan bersama Sayyed Mojtaba Khamenei. Hatami berjanji, musuh tidak akan lolos dari hukuman. Kejahatan mereka akan dimintai pertanggungjawaban penuh. Pernyataan ini disampaikan dalam pidato publik yang disiarkan luas.

Wakil Komandan Angkatan Bersenjata, Laksamana Habibollah Sayyari, turut angkat bicara. Ia menegaskan Khamenei akan selalu dikenang. Pasukan Iran akan patuh pada semua rekomendasinya. "Kami berjanji untuk tetap bersama pemimpin kami yang gugur," ujar Sayyari. Ia menambahkan, "Gagasan balas dendam selalu ada dalam pikiran kami." Komitmen ini diperbarui hari ini. Sayyari berjanji melanjutkan perjuangan dengan keyakinan tinggi dan perlawanan gigih.

Dukungan tak hanya datang dari kalangan militer. Penasihat Pemimpin Tertinggi sekaligus Asisten Presiden, Mohammad Mokhber, juga menyatakan tekad kuat. Ia menegaskan bahwa pelaku pembunuhan Khamenei tidak akan lolos begitu saja. "Rakyat dan sistem akan membalas dendam kepada mereka," tegas Mokhber. Ia menambahkan, "Kita akan membalas dendam atas pemimpin kita yang gugur, Sayyed Ali Khamenei, pasti." Pernyataannya menunjukkan adanya kohesi antara militer dan rakyat.

Gelombang pernyataan ini bertepatan dengan upacara pemakaman massal. Jutaan pelayat tumpah ruah di jalanan Teheran. Mereka memberikan penghormatan terakhir bagi Ayatollah Ali Khamenei. Ini menjadi salah satu pertemuan publik terbesar dalam sejarah modern Iran. Momen ini menjadi bukti nyata persatuan dan kekuatan nasional. Rakyat Iran bersatu dalam duka dan kemarahan. Ancaman balasan terhadap pihak yang bertanggung jawab mengemuka kuat. Keteguhan untuk melanjutkan warisan Khamenei terlihat jelas.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All