Investor Asing Hentikan Langkah di Bursa, Jual Bersih Rp 365,1 Miliar di Sesi I

Emanuel

Jakarta – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada Selasa, 7 Juli 2026, diwarnai oleh aksi jual bersih investor asing. Data dari Indo Premier mencatat, aliran dana keluar investor mancanegara mencapai Rp 365,1 miliar sepanjang sesi pertama.

Nilai transaksi total pada sesi I tercatat sebesar Rp 3,3 triliun. Rinciannya, pembelian oleh investor asing (foreign buy) menyentuh angka Rp 1,5 triliun, sementara penjualan (foreign sell) mencapai Rp 1,8 triliun.

Saham-saham berkapitalisasi besar atau "big caps" menjadi sasaran utama aksi jual investor asing. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) memimpin daftar saham yang dilepas, dengan total Rp 100,7 miliar.

Selanjutnya, PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) juga tak luput dari aksi jual, tercatat senilai Rp 82,4 miliar. Investor asing juga terlihat mengurangi kepemilikan pada PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) sebesar Rp 36,6 miliar.

Saham emiten telekomunikasi pelat merah, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), turut dijual senilai Rp 33,9 miliar. Sektor pertambangan juga terdampak, dengan PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) dilepas Rp 30,4 miliar dan PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Rp 29 miliar.

Tekanan jual investor asing juga menyasar saham PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) senilai Rp 16,6 miliar. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) menyusul dengan pelepasan Rp 14,7 miliar. Emiten sektor konstruksi, PT Darma Henwa Tbk. (DEWA), juga tercatat dilepas Rp 10,2 miliar. Terakhir, PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) mengalami penjualan bersih senilai Rp 9,6 miliar.

Namun, di tengah derasnya aksi jual, beberapa saham masih menarik minat investor global. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi saham favorit yang paling banyak dikoleksi asing. Pembelian bersih pada saham bank swasta terbesar ini mencapai Rp 63,5 miliar.

Investor asing juga tampak memborong saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) senilai Rp 25,2 miliar. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) juga dibeli bersih senilai Rp 10,8 miliar.

Selain itu, saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) menarik perhatian dengan pembelian bersih Rp 8,8 miliar. PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) menyusul dengan nilai Rp 8,2 miliar. Terakhir, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) turut diburu senilai Rp 8,1 miliar.

Perdagangan sesi I hari ini menunjukkan adanya pergeseran preferensi investor asing, di mana saham-saham tertentu masih menjadi tujuan investasi, meski secara keseluruhan terjadi aliran dana keluar.

[Gambas:Video CNBC]

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All