Intel secara mengejutkan menaikkan harga seri prosesor terbarunya, Core Ultra 200S Plus. Lini produk yang sebelumnya menjadi primadona berkat harga kompetitifnya ini kini berpotensi kehilangan daya tariknya. Kenaikan harga ini dilaporkan terjadi secara diam-diam pada halaman resmi Intel.
Informasi ini pertama kali diungkap oleh akun X @harukaze5719. Intel diketahui telah memperbarui Harga Rekomendasi Pelanggan (RCP) untuk dua model kunci, yaitu Core Ultra 7 270K Plus dan Core Ultra 5 250K Plus. Perubahan ini tentu menjadi sorotan mengingat posisi kedua chip ini di pasar.
Meskipun Intel telah merevisi harga resminya, tidak semua peritel akan serta-merta mengikuti. Pantauan di platform e-commerce seperti Amazon menunjukkan harga jual di pasaran belum sepenuhnya mencerminkan batas atas yang ditetapkan Intel. Model 250K Plus masih terpantau dijual di kisaran USD 219,99. Sementara itu, 270K Plus berada di rentang USD 313 hingga USD 320.
Arsitektur Arrow Lake, saat pertama kali diperkenalkan, memang mendapat sambutan beragam. Performa gamingnya dinilai biasa saja. Penggunaan soket LGA1851 baru yang masa depannya dipertanyakan juga menjadi poin krusial. Banyak pihak membandingkan dan mempertanyakan alasan memilihnya ketimbang platform AM5 dari rivalnya, AMD.
Namun, kehadiran varian "Plus" rupanya berhasil membalikkan keadaan. Chip ini diklaim memperbaiki berbagai masalah pada versi awal. Ditambah lagi, harganya yang jauh lebih masuk akal menjadi nilai jual utama.
Sebelum kenaikan ini, Core Ultra 5 250K Plus dipuji sebagai CPU produktivitas yang sangat efisien dan super cepat. Performa gamingnya bahkan mampu menyaingi produk AMD pada titik harga yang sama. Kinerjanya diklaim 25% lebih cepat dalam produktivitas dibanding Core Ultra 5 245K. Untuk urusan gaming, peningkatannya mencapai 12%.
Demikian pula, Core Ultra 7 270K Plus menjadi primadona baru di segmennya. Dengan banderol sekitar USD 300, prosesor ini menawarkan nilai produktivitas yang luar biasa. Kinerjanya mengalahkan Ryzen 7 9700X dengan selisih signifikan pada beban kerja berat. Ia juga tetap kompetitif saat menjalankan game, seperti dilaporkan detikINET dari Techspot pada Jumat, 3 Juli 2026. Kenaikan harga ini tentu akan menjadi pertimbangan penting bagi para calon pembeli.











