Gubernur Banten Andra Soni Beri Dukungan Penuh untuk Kongres IX PB SEMMI, Perkuat Peran Mahasiswa dalam Pembangunan Nasional

Heni Maulidya

TANGERANG SELATAN – Gubernur Banten, Andra Soni, menyatakan komitmen penuhnya untuk mendukung penyelenggaraan Kongres IX Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) yang akan diselenggarakan di Kota Tangerang Selatan. Dukungan ini muncul setelah Pengurus Besar (PB) SEMMI melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Gubernur di Banten, Kamis (25/6/2026), untuk membahas persiapan forum tertinggi organisasi mahasiswa tersebut. Pertemuan ini menandai sinergi positif antara pemerintah daerah dan salah satu organisasi kemahasiswaan tertua di Indonesia.

Dalam audiensi yang berlangsung hangat tersebut, Gubernur Andra Soni didampingi oleh sejumlah pejabat penting Provinsi Banten, termasuk Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Banten dalam menyambut dan memfasilitasi kegiatan berskala nasional yang melibatkan elemen mahasiswa. Dukungan yang diberikan Gubernur Andra Soni diharapkan mampu memberikan dorongan moral dan logistik yang signifikan bagi kesuksesan Kongres IX SEMMI.

Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, menyampaikan apresiasi mendalam atas respons positif dari Gubernur Banten. Menurut Bintang, dukungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah injeksi energi dan semangat baru bagi seluruh kader SEMMI di seluruh Indonesia. "Kami sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan Bapak Gubernur Banten. Dukungan ini menambah energi dan semangat seluruh kader SEMMI untuk menyukseskan Kongres IX sebagai forum strategis dalam menentukan arah organisasi dan kontribusi mahasiswa terhadap pembangunan bangsa," ujar Bintang, Jumat (26/6/2026). Pernyataan ini menegaskan harapan besar yang diemban oleh kongres tersebut, tidak hanya untuk internal organisasi tetapi juga untuk bangsa secara keseluruhan.

Kongres IX SEMMI sendiri memiliki arti penting sebagai forum tertinggi dalam pengambilan keputusan organisasi. Di dalamnya akan dibahas berbagai agenda strategis, mulai dari evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya, penyusunan program kerja untuk periode mendatang, hingga pemilihan kepemimpinan baru. Proses ini menjadi krusial untuk memastikan keberlanjutan visi dan misi SEMMI dalam mencetak kader-kader mahasiswa yang memiliki integritas, intelektual, dan kepedulian sosial yang tinggi. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah daerah sangat berarti untuk menciptakan iklim kondusif bagi berlangsungnya musyawarah yang demokratis dan produktif.

Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) merupakan salah satu organisasi kemahasiswaan yang memiliki sejarah panjang dan turut mewarnai perjalanan pergerakan mahasiswa di Indonesia. Berdiri sejak lama, SEMMI dikenal sebagai wadah bagi mahasiswa Muslim untuk mengembangkan potensi diri, menyuarakan aspirasi, serta berkontribusi aktif dalam berbagai isu kebangsaan. Peran strategis SEMMI sebagai jembatan antara aspirasi mahasiswa dan kebijakan publik seringkali menjadikannya mitra penting bagi pemerintah dalam upaya pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Kongres kali ini diharapkan akan kembali mengukuhkan posisi SEMMI sebagai agen perubahan yang relevan dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Pemilihan Kota Tangerang Selatan sebagai tuan rumah Kongres IX SEMMI bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil koordinasi intensif, kota satelit yang berkembang pesat ini dinilai strategis karena aksesibilitasnya yang mudah dari berbagai daerah di Indonesia, serta fasilitas penunjang yang memadai untuk acara berskala besar. Sebagai salah satu kota penyangga Ibu Kota Jakarta, Tangerang Selatan menawarkan lingkungan urban yang dinamis, beragamnya institusi pendidikan, dan kapasitas akomodasi yang cukup untuk menampung ribuan peserta. Lokasi ini juga diharapkan dapat memberikan pengalaman yang berbeda bagi delegasi dari berbagai provinsi.

Kongres ini diperkirakan akan menjadi pertemuan akbar yang dihadiri oleh sekitar 1.000 peserta. Mereka terdiri atas delegasi resmi dari 34 provinsi di Indonesia, meliputi utusan, peninjau, serta pengurus wilayah dan cabang SEMMI. Skala kehadiran yang masif ini menunjukkan jangkauan dan pengaruh SEMMI yang luas di seluruh penjuru tanah air. Pertemuan ribuan mahasiswa dari berbagai latar belakang daerah dan budaya ini juga menjadi ajang penting untuk mempererat tali silaturahmi, bertukar gagasan, serta merumuskan langkah-langkah kolektif dalam menghadapi berbagai isu kebangsaan.

Selain membahas persiapan kongres, PB SEMMI juga memanfaatkan kesempatan audiensi ini untuk menyampaikan apresiasi terhadap program unggulan Pemerintah Provinsi Banten. Salah satu program yang mendapat sorotan positif adalah inisiatif sekolah gratis yang digagas oleh Pemprov Banten bagi masyarakat kurang mampu. Program ini dinilai sangat relevan dengan semangat organisasi kemahasiswaan yang selalu mengedepankan pemerataan akses pendidikan dan keadilan sosial. Bintang Wahyu Saputra menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemahasiswaan. Menurutnya, kolaborasi semacam ini esensial untuk mendukung percepatan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional, demi kesejahteraan masyarakat.

Dukungan Gubernur Andra Soni terhadap Kongres IX SEMMI sekaligus apresiasi PB SEMMI terhadap program Pemprov Banten menggarisbawahi potensi besar kolaborasi antara sektor pemerintah dan organisasi non-pemerintah, khususnya mahasiswa. Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada tataran dukungan formal, melainkan terus berkembang menjadi kemitraan strategis dalam implementasi program-program yang berorientasi pada kemajuan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kongres IX SEMMI di Tangerang Selatan diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat peran aktif mahasiswa dalam menjawab tantangan zaman dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All