Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, Ribuan Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Yohanes

Benua Eropa kini tengah berada dalam kondisi darurat menyusul gelombang panas ekstrem yang melanda berbagai wilayah. Fenomena cuaca ini telah memicu lonjakan angka kematian yang signifikan di sejumlah negara.

Data terbaru menunjukkan Prancis mencatat 2.025 kematian berlebih selama periode 22 hingga 28 Juni. Angka ini melonjak hampir 30 persen dibandingkan periode normal.

Bahkan di wilayah Paris, tingkat kematian tercatat meningkat hingga 62 persen. Kementerian Kesehatan Prancis memperingatkan bahwa angka tersebut kemungkinan masih berupa estimasi awal.

Kementerian menyatakan angka kematian sebenarnya berpotensi lebih tinggi dari data yang dirilis saat ini. Kondisi ini diperparah dengan tingginya kasus tenggelam selama periode panas tersebut.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, mengungkapkan sebanyak 72 orang meninggal dunia akibat tenggelam sejak 18 Juni. Situasi serupa juga terjadi di negara tetangga lainnya.

Belgia mencatat 1.222 kematian berlebih atau meningkat 39 persen dari biasanya. Hampir separuh dari korban adalah lansia dengan usia 85 tahun ke atas.

Kementerian Kesehatan Belgia menyebut jumlah tersebut sebagai kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sementara itu, otoritas Belanda melaporkan 480 kematian berlebih pekan lalu.

Sebagian besar korban di Belanda adalah warga berusia 80 tahun ke atas. Suhu di sana sempat menyentuh angka 40 derajat Celsius.

Pakar iklim menyebut Eropa sebagai benua dengan pemanasan tercepat di dunia. Suhu di Eropa meningkat dua kali lebih cepat dibandingkan rata-rata global saat ini.

Dampaknya terasa pada krisis air dan ancaman kebakaran hutan yang semakin intens. Di Prancis, risiko kebakaran hutan kini berada dalam status siaga merah.

Perdana Menteri Prancis, Sebastien Lecornu, menyebut hampir 7.000 kebakaran terjadi sejak awal musim panas. Sebanyak 8.700 hektare lahan telah hangus terbakar.

Baru-baru ini, 3.000 warga terpaksa dievakuasi akibat kebakaran hebat di Sainte-Marie-la-Mer. Api bahkan menyebar hingga ke kawasan Canet-en-Roussillon.

BBC Weather melaporkan tekanan tinggi dari Azores kini bergerak menuju Portugal dan Spanyol. Suhu panas diperkirakan kembali melonjak di Prancis dan Inggris selatan akhir pekan ini.

Prediksi cuaca menunjukkan suhu di Prancis selatan bisa mencapai 40 derajat Celsius. Titik panas diprediksi terjadi di sekitar Bordeaux, Toulouse, dan Agen.

Kondisi cuaca ekstrem ini tidak hanya melanda Eropa, tetapi juga dirasakan jutaan warga Amerika Serikat. Perayaan liburan 4 Juli di AS terganggu oleh suhu panas berkepanjangan.

Para ahli menekankan bahwa perubahan iklim menjadi pendorong utama kenaikan suhu global. Fenomena ini kini menuntut kewaspadaan tinggi di berbagai belahan dunia.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All