Gelandang tangguh tim nasional Pantai Gading, Franck Kessie, akhirnya buka suara mengenai masa depannya setelah petualangannya bersama klub Arab Saudi, Al-Ahli, resmi berakhir pada Juni 2026. Pemain berusia 29 tahun tersebut mengakui bahwa dirinya telah mengetahui adanya pembicaraan serius terkait potensi kepindahannya ke Juventus. Statusnya sebagai agen bebas membuat Kessie menjadi salah satu komoditas paling panas di bursa transfer musim panas ini, terutama bagi klub-klub papan atas Liga Italia Serie A yang sedang berupaya memperkuat lini tengah mereka.
Kessie, yang memiliki rekam jejak impresif selama berkarier di Italia bersama AC Milan dan Atalanta, kini menjadi target utama sejumlah klub besar. Selain Juventus yang berada di posisi terdepan, nama-nama seperti AS Roma, Napoli, hingga mantan klubnya, Atalanta, dikabarkan turut memantau situasi sang pemain. Ketertarikan Juventus sendiri disebut-sebut tak lepas dari keinginan manajer Luciano Spalletti yang sangat mengagumi profil permainan fisik dan determinasi tinggi yang dimiliki oleh pemain asal Pantai Gading tersebut.
Dalam sebuah kesempatan wawancara setelah tim nasional Pantai Gading tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 oleh Norwegia, Kessie memberikan konfirmasi mengenai rumor yang beredar. Ia mengakui bahwa pembicaraan mengenai kepindahannya ke Turin memang sedang berlangsung. Kendati demikian, Kessie menegaskan bahwa prioritas utamanya selama beberapa waktu terakhir adalah fokus penuh pada tugas membela negara di ajang turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Menanggapi rumor tersebut kepada media Goal, Kessie menyatakan bahwa ia telah melihat kabar mengenai Juventus dan tidak menutup kemungkinan untuk kembali merumput di kompetisi yang membesarkan namanya. Ia bahkan melontarkan pernyataan bernada percaya diri bahwa dirinya adalah rekrutan yang sangat berharga bagi klub mana pun saat ini. Menurut Kessie, mendapatkan pemain dengan kondisi fisik prima dan status bebas transfer merupakan keuntungan besar yang sulit ditolak oleh klub manapun.
Kabar mengenai kesediaan Kessie untuk kembali ke Italia juga diiringi dengan laporan mengenai komitmen finansial yang ia tawarkan. Demi memuluskan langkah kepindahannya ke Serie A, Kessie dikabarkan siap melakukan pengorbanan besar dengan menurunkan tuntutan gajinya secara signifikan. Jika sebelumnya di Al-Ahli ia menerima bayaran fantastis mencapai 14 juta euro per musim, kini ia disebut bersedia menerima angka di kisaran 4 hingga 5 juta euro per musim demi kembali ke Italia.
Langkah ini dipandang sebagai strategi cerdas bagi klub seperti Juventus untuk mendatangkan pemain kelas dunia tanpa harus membebani neraca keuangan secara berlebihan. Di sisi lain, klub-klub peminat lainnya seperti Atalanta, yang kini ditangani oleh pelatih berpengalaman Maurizio Sarri, dilaporkan masih menghadapi kendala finansial yang cukup berat dalam mengejar tanda tangan Kessie. Keterbatasan anggaran membuat langkah Juventus untuk mengamankan jasa Kessie terlihat lebih realistis dibandingkan pesaing lainnya.
Sebelumnya, dalam sesi wawancara dengan La Gazzetta dello Sport di sela-sela persiapan babak 16 besar Piala Dunia 2026, Kessie sempat memberikan bocoran mengenai dinamika di balik layar terkait masa depannya. Ia mengungkapkan bahwa agennya saat ini sedang bekerja keras merespons berbagai panggilan dan tawaran yang masuk. Kessie menegaskan bahwa banyak klub yang tertarik kepadanya dan ia merasa bahwa ketertarikan tersebut sangat masuk akal mengingat profil dan kualitas yang ia miliki saat ini.
Pemain yang dikenal memiliki stamina luar biasa ini merasa dalam kondisi puncak performa. Ia berpendapat bahwa kombinasi antara kondisi fisik yang bugar, pengalaman internasional, dan status bebas transfer menjadikannya target yang sangat ideal di bursa transfer. Kessie tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan sebelum gelaran Piala Dunia benar-benar berakhir. Hal ini dilakukan demi mendapatkan proyek karier jangka panjang yang paling menjanjikan bagi masa depannya di dunia sepak bola profesional.
Proses negosiasi karier Kessie kini dipastikan memasuki babak baru setelah ia menyelesaikan kewajibannya bersama tim nasional di Piala Dunia 2026. Fokus sang pemain kini sepenuhnya beralih pada pemilihan destinasi klub berikutnya yang mampu memberikan tantangan kompetitif sekaligus apresiasi yang setimpal. Para pendukung Juventus kini tengah menanti apakah manajemen klub dapat segera meresmikan kesepakatan tersebut dalam beberapa hari ke depan, mengingat sang pemain sudah menyatakan kesiapannya untuk memulai lembaran baru dalam kariernya.
Situasi ini menjadi salah satu plot transfer paling menarik di musim panas 2026. Dengan statusnya sebagai pemain bebas transfer yang sarat pengalaman di kancah sepak bola Eropa, Franck Kessie memiliki posisi tawar yang kuat dalam menentukan masa depannya. Kini, publik sepak bola Italia, khususnya tifosi Juventus, tinggal menunggu keputusan final dari sang pemain setelah periode istirahat singkat usai tugas negara selesai. Keputusan Kessie dalam waktu dekat ini diprediksi akan menjadi penentu penting bagi peta kekuatan lini tengah klub-klub papan atas Serie A di musim mendatang.











