Kabar mengejutkan datang dari dunia pertelevisian. Serial drama remaja populer, Euphoria, dipastikan akan mengakhiri perjalanannya setelah musim ketiga yang dijadwalkan tayang pada tahun 2026. Pengumuman ini mengakhiri spekulasi panjang mengenai kelanjutan kisah Rue Bennett dan teman-temannya.
Kreator serial, Sam Levinson, secara langsung mengkonfirmasi kabar tersebut dalam sebuah sesi podcast bersama New York Times. Pihak HBO pun turut membenarkan informasi ini kepada media hiburan ternama, Variety, pada hari Minggu lalu. Keputusan ini menandai akhir dari tujuh tahun penayangan serial yang telah memikat jutaan penonton.
Prediksi mengenai akhir serial ini sebelumnya sudah diutarakan oleh pemeran utama, Zendaya. Ia sempat menyatakan keyakinannya bahwa musim ketiga akan menjadi babak penutup bagi karakter Rue. Penundaan produksi yang cukup lama, empat tahun jeda antara musim kedua dan ketiga, menjadi salah satu faktor utama.
Para pemeran Euphoria kini telah menjelma menjadi bintang papan atas Hollywood dengan jadwal syuting film blockbuster yang padat. Levinson sendiri mengaku bahwa ia selalu menulis naskah setiap musim dengan pertimbangan seolah itu adalah akhir cerita. Ia pun menyatakan keraguannya untuk melanjutkan ke musim keempat, memilih untuk fokus pada kehidupan pribadinya.
Selama tujuh tahun penayangannya, Euphoria telah menghasilkan total 26 episode yang terbagi dalam tiga musim. Serial ini sukses menjadi batu loncatan bagi para aktornya untuk meraih ketenaran internasional. Berani mengangkat tema sensitif seperti narkoba, identitas, trauma, dan persahabatan, Euphoria meninggalkan jejaknya dalam industri hiburan.
Perjalanan serial ini dapat dirangkum dalam beberapa data penting. Total ada 3 musim yang telah diproduksi, menghadirkan 26 episode. Penayangannya membentang dari tahun 2019 hingga 2026, di bawah arahan kreator Sam Levinson. Angka-angka ini mencerminkan proses produksi yang panjang hingga mencapai konklusi.
Musim terakhir Euphoria akan menampilkan lompatan waktu yang signifikan. Karakter-karakter akan digambarkan menghadapi pergulatan yang lebih dalam mengenai penebusan dosa, nilai kebajikan, dan persoalan moralitas yang kompleks. Zendaya akan kembali memimpin deretan bintang seperti Sydney Sweeney, Jacob Elordi, Hunter Schafer, dan Eric Dane.
Nama-nama lain yang tak kalah penting, seperti Alexa Demie dan Maude Apatow, juga dipastikan akan kembali memerankan karakter mereka. Produksi serial ini melibatkan banyak produser eksekutif ternama, termasuk musisi Drake dan Adel “Future” Nur. Sam Levinson tetap memegang kendali kreatif penuh untuk memastikan visi cerita tersampaikan hingga akhir.
Dengan berakhirnya musim ketiga, para penggemar harus bersiap mengucapkan selamat tinggal pada salah satu serial paling ikonik dari HBO dalam dekade terakhir. Euphoria telah meninggalkan warisan yang tak terlupakan bagi dunia pertelevisian.
