Tim nasional Portugal bersiap melakoni laga penentuan melawan Kolombia dalam pertandingan terakhir fase Grup K Piala Dunia 2026. Pertarungan yang akan digelar di Stadion Hard Rock, Miami Gardens, Florida, pada Minggu (28/6/2026) pagi WIB ini tidak hanya krusial untuk menentukan juara grup, tetapi juga mencatatkan rekor baru sebagai duel dengan nilai pasar skuad tertinggi dalam sejarah turnamen sepak bola terbesar sejagat. Duel ini diprediksi akan menjadi tontonan menarik bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Data dari Transfermarkt menyebutkan bahwa total nilai pasar kedua tim mencapai angka fantastis 2,12 miliar euro, atau setara dengan lebih dari Rp40 triliun. Portugal menjadi kontributor terbesar dengan estimasi nilai skuad mencapai 1,54 miliar euro, sementara Kolombia menyusul di belakangnya dengan nilai pasar 581 juta euro. Angka ini mencerminkan kualitas dan kedalaman skuad yang dimiliki oleh kedua negara peserta Piala Dunia 2026 ini.
Meskipun kedua tim telah memastikan diri lolos ke babak 32 besar, pertandingan ini tetap memiliki arti penting. Kolombia saat ini memimpin klasemen Grup K dengan raihan sempurna enam poin, setelah meraih kemenangan atas Uzbekistan dan RD Kongo. Sementara itu, Portugal berada di posisi kedua dengan empat poin, hasil dari kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan dan satu kali hasil imbang. Kemenangan akan memastikan Portugal menyalip Kolombia dan keluar sebagai juara grup.
Bagi Portugal, memuncaki klasemen Grup K akan menentukan lawan mereka di babak gugur. Berdasarkan bagan turnamen, juara grup akan menghadapi tim peringkat ketiga dari grup-grup yang terdiri dari D, E, I, J, atau L. Di sisi lain, jika Portugal harus puas sebagai runner-up, mereka akan berhadapan dengan tim yang menduduki posisi kedua di Grup L, yang dihuni oleh Inggris, Ghana, atau Kroasia. Keputusan taktis mengenai siapa yang akan dihadapi di fase selanjutnya tentu menjadi pertimbangan bagi kedua tim.
Kedatangan kapten legendaris Portugal, Cristiano Ronaldo, di Miami pada Sabtu sore waktu setempat menambah semarak persiapan tim. Ronaldo, yang telah mengoleksi dua gol dalam turnamen ini, kembali mencatatkan rekor pribadi sebagai satu-satunya pemain yang berhasil mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda. Kehadirannya menjadi motivasi tersendiri bagi Selecao das Quinas untuk mengamankan hasil maksimal.
Pelatih Portugal, Roberto Martinez, menegaskan bahwa timnya tidak akan terpengaruh oleh kalkulasi lawan di babak gugur. Fokus utama adalah memenangi setiap pertandingan yang dilakoni, termasuk laga pamungkas melawan Kolombia. "Saya percaya fokusnya seharusnya adalah memenangi setiap pertandingan, melupakan tentang lawan selanjutnya dan menghormati lawan," ujar Martinez dalam konferensi pers yang dilansir Reuters.
Martinez menekankan pentingnya penampilan terbaik dari anak asuhnya tanpa memedulikan siapa yang akan dihadapi di fase knock-out. Baginya, untuk meraih gelar juara Piala Dunia, semua tim harus mampu dikalahkan. "Jika Anda ingin memenangi Piala Dunia, Anda harus mengalahkan semua tim. Anda harus menerima kerumitan ini dan fokusnya seharusnya pada memainkan penampilan terbaik kami," tegasnya menjelang pertandingan krusial tersebut.
Meskipun beberapa media olahraga seperti WhoScored memprediksi Portugal akan meraih kemenangan tipis 2-1, sementara Sports Mole memperkirakan hasil imbang 1-1, skuad asuhan Nestor Lorenzo, Kolombia, diperkirakan akan mendapat dukungan luar biasa. Sekitar 700 ribu warga diaspora Kolombia yang menetap di Florida Selatan diprediksi akan memadati stadion untuk memberikan semangat kepada timnas mereka.
Bagi para penggemar di Indonesia, pertandingan penentu juara Grup K ini dapat disaksikan secara langsung mulai pukul 06.30 WIB. Siaran langsung dapat diakses melalui platform resmi seperti MAXStream TV dan Fola Play, serta saluran televisi digital TVRI Nasional dan TVRI Sport. Duel antara Portugal dan Kolombia ini menjanjikan tontonan berkualitas tinggi yang sarat akan strategi, talenta individu, dan determinasi tinggi dari kedua tim yang berambisi meraih hasil terbaik di ajang Piala Dunia 2026.











