Inggris meraih kemenangan terbesar di fase gugur Piala Dunia sejak 1966. Kemenangan ini diraih dengan susah payah melawan Meksiko di Estadio Azteca.
Venue ikonik ini menyimpan sejarah kelam bagi Inggris. Kali ini, mereka menghadapi tuan rumah Meksiko yang tampil trengginas.
Meksiko datang dengan performa sempurna. Empat kemenangan beruntun di turnamen ini. Laga ini adalah puncak ambisi mereka.
Pertandingan berlangsung dramatis. Jude Bellingham menjadi bintang lapangan. Ia mencetak dua gol membawa Inggris unggul 2-0.
Semangat juang Meksiko tak padam. Julián Quiñones memperkecil ketertinggalan. Skor menjadi 2-1 sebelum jeda.
Inggris mempersulit diri. Jarell Quansah mendapat kartu merah. Ia melakukan pelanggaran keras di menit 54.
Harry Kane menambah keunggulan Inggris. Ia sukses mengeksekusi penalti. Skor menjadi 3-1.
Meksiko kembali bangkit. Raúl Jiménez mencetak gol dari titik penalti. Skor 3-2.
Laga ditutup dengan Inggris bertahan mati-matian. Mereka harus menjaga keunggulan tipis.
Kemenangan ini adalah sebuah keajaiban. Inggris melaju ke perempat final. Mereka akan menghadapi Norwegia di Miami.
Sejak awal, atmosfer Azteca sangat membakar. Hujan badai sempat menunda pertandingan. Ini menambah ketegangan laga.
Tinggi stadion dan cuaca mempengaruhi pemain. Inggris harus beradaptasi cepat.
Strategi Inggris adalah bermain hati-hati. Mereka menghindari kesalahan fatal.
Jordan Pickford tampil gemilang. Ia menggagalkan peluang emas Jiménez.
Bellingham tampil luar biasa. Ia menjadi motor serangan Inggris. Gol keduanya menambah keyakinan tim.
Namun, pertahanan Inggris lengah. Meksiko memanfaatkan bola mati. Quiñones mencetak gol dari kemelut.
Meksiko hampir menyamakan kedudukan. Sundulan Jiménez membentur tiang.
Kartu merah Quansah mengubah jalannya laga. Meksiko mendapat momentum.
Meski bermain 10 orang, Inggris tetap menyerang. Gordon dilanggar di kotak terlarang. Kane kembali mencetak gol dari penalti.
Meksiko tak menyerah. Jiménez kembali mencetak gol lewat penalti.
Inggris melakukan pergantian pemain. Bertahan dengan lima bek.
Mereka berhasil menahan gempuran Meksiko. Pickford dan Burn tampil solid.
Pada akhirnya, Inggris keluar sebagai pemenang. Sebuah kemenangan epik yang tak terlupakan.











