Denny Malik Gandeng Asri Welas dan Dewi Gita: Mengapa Dua Bintang Ini Krusial di Musikal Sangkala Nyimas Gandasari 2026?

Wibowo

Dunia seni pertunjukan Indonesia bersiap menyambut sebuah mahakarya. Drama musikal bertajuk Sangkala Nyimas Gandasari akan memukau penonton pada 14 Juni 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Sutradara kenamaan Denny Malik kembali hadir dengan inovasi terbarunya.

Pementasan kolosal ini merupakan buah kerja sama Yayasan Prima Ardian Tana dengan penata musik Marthin Tupanno. Sosok sentral Nyimas Gandasari akan diperankan oleh Aisyah Fadhila, sementara Aldafi Adnan didapuk memerankan Syech Magelung Sakti.

Kolaborasi Bintang Senior untuk Kisah Klasik Modern

Publik akan disuguhkan penampilan dua seniman senior yang tak asing lagi. Asri Welas akan hadir sebagai Putri Ong Tien, sedangkan Dewi Gita akan menghidupkan karakter Ibu Dayang. Denny Malik mengaku tantangan terbesarnya adalah menyajikan kisah klasik ini dengan sentuhan modern.

Ia bertekad agar pertunjukan ini menghibur dan relevan bagi generasi kini. Tentunya, tanpa mengorbankan nilai-nilai sejarah yang terkandung. Meskipun berlatar Cirebon, seluruh dialog akan menggunakan Bahasa Indonesia. Hal ini demi memastikan pesan cerita tersampaikan ke seluruh lapisan masyarakat.

Dari segi audio, Denny memilih aransemen musik kontemporer. Orkestra megah akan mengiringi, memberikan nuansa segar pada kisah kepahlawanan lokal. Visual para tokoh dirancang agar memikat, namun tetap menjaga pakem tradisi. Unsur langgam asli Cirebon akan kuat terasa.

Durasi pementasan pun disusun padat. Alur cerita dan lagu akan disajikan tidak lebih dari dua jam. Denny menjelaskan, Nyimas Gandasari adalah pahlawan perempuan dari Kesultanan Cirebon. Ia hidup di abad ke-15, masa transisi masuknya Islam ke Nusantara.

Beliau tidak hanya dikenal sebagai pejuang, tetapi juga berperan dalam syiar Islam. Nyimas Gandasari menimba ilmu langsung dari Sunan Gunungjati. Keberanian dan perjuangannya melawan Prabu Cakraningrat menjadi tonggak sejarah Cirebon.

Mengapa Asri Welas dan Dewi Gita Jadi Pilihan Utama?

Denny Malik membeberkan alasan kuat di balik keputusannya menggandeng Asri Welas dan Dewi Gita. Ia menilai keduanya memiliki fleksibilitas dan talenta luar biasa. Semangat belajar mereka di tengah kesibukan juga sangat menginspirasi.

"Mereka mau belajar dari nol," ujar Denny. Ia sempat ragu dengan jadwal padat kedua artis tersebut. Namun, ia bersyukur keduanya bersedia meluangkan waktu. Asri Welas aktif di dunia perfilman, sementara Dewi Gita baru saja menyelesaikan proyek terbarunya. Kehadiran mereka dinilai memberikan nilai tambah signifikan.

Misi Budaya dan Pemberdayaan Perempuan Nusantara

Nani Yurniati Taufik, pendiri Yayasan Prima Ardian Tana, menjelaskan visi di balik mengangkat kisah daerah. Tujuannya adalah menumbuhkan rasa bangga dan cinta generasi muda pada kebudayaan sendiri. Seni pertunjukan modern menjadi sarana melestarikan tradisi.

Reny A Daniel, produser eksekutif, menyamakan Nyimas Gandasari dengan Mulan. Keduanya adalah representasi wanita tangguh yang berjuang untuk bangsanya. Kisah ini penting diangkat agar masyarakat sadar akan kekuatan perempuan nusantara sejak dulu.

Informasi Ringkas Pementasan:
Judul Pertunjukan: Drama Musikal Sangkala Nyimas Gandasari
Sutradara: Denny Malik
Lokasi Acara: Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM)
Tanggal Pementasan: 14 Juni 2026
Pemeran Utama: Aisyah Fadhila, Aldafi Adnan, Asri Welas, Dewi Gita

Pertunjukan ini diharapkan menjadi tuntunan, bukan sekadar tontonan. Nilai keberanian dan syiar Islam menjadi inti utama drama musikal ini.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All