Delapan Tahun Pasca Kepergian Suami dan Ayah, Dewi Lestari Bangkit Lewat Album Baru ‘ (Jangan) Jatuh Cinta’

Wibowo

Jakarta – Musisi ternama Dewi Lestari atau yang akrab disapa Dee Lestari akhirnya kembali menyapa penggemarnya melalui peluncuran album baru bertajuk (Jangan) Jatuh Cinta. Rilisan ini menjadi penanda kembalinya Dee ke kancah musik Tanah Air setelah absen selama 18 tahun, sejak album terakhirnya Rectoverso dirilis pada 2008. Keputusan besar ini lahir dari pengalaman pahit kehilangan orang-orang terkasih yang justru membangkitkan kembali semangat hidupnya melalui melodi.

Perjalanan emosional Dee Lestari menuju pemulihan bermula dari hal sederhana. Ia menemukan kembali gairah bermusiknya saat bernyanyi solo di rumah, ditemani seperangkat karaoke portabel di depan sofa yang kini terasa kosong. Setelah hampir dua dekade berlalu, Dee Lestari membuktikan bahwa musik memiliki kekuatan luar biasa untuk menyembuhkan luka batin.

Tragedi menyelimuti hidup Dee Lestari pada tahun 2022 ketika suaminya, Reza Gunawan, berpulang. Setahun kemudian, sang ayah menyusul berpulang. "Empat tahun terakhir saya kehilangan dua pria utama dalam hidup," ungkap Dee Lestari dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada Rabu, 3 Mei 2026. "Hati saya kok ada yang mati, ya?" tambahnya. Meski berbagai aktivitas terus dijalani, perasaan hampa itu tak kunjung hilang.

"Saya bisa fungsional, tetapi seperti tidak ada api di hati saya," tutur pelantun lagu Malaikat Juga Tahu ini. Momen melihat seorang teman bernyanyi karaoke rupanya memantik kembali semangat bermusiknya. "Saya lihat teman saya karaoke, saya berpikir, ‘Kok asyik banget nih karaoke. Saya berharap diajakin,’ tapi saat itu tidak diajakin," kenangnya.

Pengalaman tersebut mendorong Dee untuk menciptakan fasilitas karaoke di rumahnya. "Saya membuat set up di rumah, menggunakan laptop, speaker bluetooth, menyetel YouTube, memasang mikrofon, lalu bernyanyi di depan sofa kosong," jelas Dee. Aktivitas menyanyi seorang diri ini terbukti menjadi terapi yang sangat efektif bagi jiwanya yang terluka.

"Saya menyanyikan lagu yang saya sukai, dan tiba-tiba merasakan ada api yang menyala kembali di hati saya," ungkap Dee. Sejak malam itu, Dee Lestari menyadari kekuatan besar musik dalam menyembuhkan luka batin. "Kesimpulan saya, ternyata menyanyi menyembuhkan saya," tambahnya.

Album baru ini lahir dari semangat yang kembali menyala dan berisi delapan lagu. Di antaranya, terdapat kolaborasi apik bersama Afgan dan musisi lainnya. "Menyanyi menyeimbangkan saya, menyalakan kembali api di hati," tutur Dee Lestari. Dalam album (Jangan) Jatuh Cinta, para pendengar akan menemukan lagu-lagu seperti (Jangan) Jatuh Cinta, Patah Hati, Kabarku, Hujan Bulan Juni (feat. Gardika Gigih), Jadi Udara, Perahu Kertas, Cuma Satu Nama (feat. Afgan), dan Bintang Utara.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All