Yatsushiro, 2 Juli 2026 – Pasangan ganda putra Indonesia, Muhammad Rizki Mubarrok (Barrok) dan Raihan Daffa Edsel Pramono (Edsel), berhasil mengamankan tempat di babak 16 besar Kejuaraan Asia Junior 2026. Kepastian ini diraih setelah mereka menaklukkan wakil Korea Selatan, Cho Won Young/Jeon Seong Been, pada babak 32 besar dengan skor 21-16, 21-17.
Pertandingan yang berlangsung di Yatsushiro ini menjadi pembuka kiprah Edsel/Barrok di turnamen bergengsi ini. Meskipun sempat sedikit meraba-raba di awal pertandingan karena baru pertama kali menjajal lapangan, adaptasi cepat mereka membuahkan hasil positif.
“Alhamdulillah pertandingan hari ini bisa dilewati dengan baik dan tanpa cedera. Bersyukur bisa melewati babak 32 besar ini,” ujar Muhammad Rizki Mubarrok usai pertandingan. Ia menambahkan, “Di awal kami masih meraba-raba karena belum pernah main di lapangan ini. Kami mencoba untuk cepat beradaptasi.”
Edsel/Barrok menyadari bahwa bagan turnamen kali ini cukup berat dengan persaingan yang ketat. Namun, tekad mereka untuk meraih gelar juara di tahun terakhir keikutsertaan di Kejuaraan Asia Junior semakin membara.
“Melihat bagan lumayan berat, karena lawan juga berimbang. Namun, masih ada harapan pastinya. Target kami juara karena ini tahun terakhir kami,” tegas Mubarrok.
Selanjutnya di babak 16 besar, Edsel/Barrok dijadwalkan akan berhadapan dengan wakil dari Thailand. Pasangan Indonesia ini belum pernah bertemu sebelumnya dengan calon lawan mereka tersebut.
Persiapan untuk babak selanjutnya akan difokuskan pada pemulihan kondisi fisik dan strategi. “Untuk yang perlu kami persiapkan paling dari istirahatnya dulu karena hari ini mainnya dua kali, lalu berdiskusi dengan pelatih untuk pola main yang akan dilakukan nanti,” jelas Mubarrok.
Raihan Daffa Edsel Pramono mengakui kekuatan pertahanan lawan yang solid. “Lawan memiliki defense yang baik jadi kami mencoba untuk bersabar dan berusaha membawa lawan ke pola permainan kami,” tuturnya.
Edsel yang juga turun di sektor lain dalam turnamen ini, menyadari pentingnya menjaga kondisi fisiknya. “Saya sendiri main di dua sektor, jadi perlu dijaga lagi istirahat dan pola makannya,” ungkap Edsel.
Dengan semangat juang yang tinggi dan target juara, Edsel/Barrok optimis dapat melangkah lebih jauh di Kejuaraan Asia Junior 2026.











