Bacalar, sebuah kota kecil yang terletak di dataran tinggi Meksiko, telah dinobatkan sebagai Kota Terbaik Dunia 2026 untuk kategori wisatawan. Prestasi ini mengungguli destinasi-destinasi ternama global seperti Kyoto, Bangkok, dan Tokyo, menandai pengakuan internasional atas pesona uniknya.
Penghargaan ini diberikan oleh sebuah organisasi pariwisata internasional yang berbasis di London, yang menyoroti Bacalar atas keindahan alamnya yang luar biasa, terutama Laguna de Siete Colores (Laguna Tujuh Warna). Keindahan laguna yang memukau dengan gradasi warna biru kehijauan yang menakjubkan inilah yang menjadi daya tarik utama kota ini.
Menurut Gabriel Escogido, seorang perwakilan dari Organisasi Pariwisata Internasional, Bacalar dipilih karena menawarkan pengalaman otentik dan berbeda. “Bacalar bukan hanya tentang keindahan alamnya, tetapi juga tentang warisan budayanya yang kaya dan keramahan penduduknya,” ujar Escogido dalam siaran persnya pada Selasa (23/7/2024).
Lebih lanjut, Escogido menjelaskan bahwa pemilihan Bacalar didasarkan pada berbagai kriteria, termasuk keberlanjutan pariwisata, pengalaman pengunjung, dan kontribusi terhadap ekonomi lokal. Kota ini dinilai berhasil menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dengan pelestarian lingkungan dan budaya.
Laguna de Siete Colores, yang menjadi ikon Bacalar, menawarkan berbagai aktivitas menarik bagi wisatawan. Pengunjung dapat menikmati berenang, kayak, paddleboarding, serta tur perahu untuk menjelajahi keindahan laguna dari berbagai sudut. Selain itu, terdapat pula situs-situs bersejarah seperti Benteng San Felipe yang menambah nilai edukatif kunjungan.
Kabar baik ini disambut antusias oleh pemerintah daerah Quintana Roo, provinsi tempat Bacalar berada. Gubernur Quintana Roo, Mara Lezama Espinosa, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan pariwisata Bacalar secara berkelanjutan. “Kami bangga Bacalar mendapatkan pengakuan dunia ini. Kami akan terus bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk memastikan pariwisata di sini memberikan manfaat maksimal tanpa merusak keindahan alam dan budaya yang kita miliki,” kata Lezama Espinosa.
Prediksi peningkatan jumlah wisatawan ke Bacalar diperkirakan akan signifikan pasca pengumuman ini. Kota ini diharapkan dapat terus berkembang sembari mempertahankan daya tarik otentiknya yang telah memikat para juri dari berbagai negara.
