Argentina Nyaris Dipermalukan Cape Verde dalam Drama 5 Gol di Piala Dunia

Danu Ilham

Miami – Argentina berjuang keras sebelum akhirnya mengalahkan Cape Verde 3-2 dalam laga dramatis di Miami, yang berlangsung hingga babak perpanjangan waktu. Tim Tango nyaris menjadi korban kejutan terbesar di Piala Dunia kali ini, namun Leo Messi dkk berhasil mematahkan perlawanan gigih tim kepulauan kecil tersebut.

Pertandingan ini menyajikan tontonan luar biasa. Cape Verde, negara kepulauan kecil dengan pemain diaspora, tampil tanpa rasa takut. Mereka memberikan perlawanan sengit yang membuat Argentina bekerja keras hingga menit terakhir.

Di akhir laga, para pemain Argentina tampak lega sekaligus bersorak. Kemenangan ini memastikan mereka melaju ke babak selanjutnya menghadapi Mesir. Namun, sorotan tertuju pada para pemain Cape Verde yang menunjukkan semangat juang pantang menyerah.

Momen paling mendebarkan terjadi di babak perpanjangan waktu. Skor imbang 1-1 di akhir waktu normal membuat pertandingan semakin menegangkan. Dua menit setelah babak tambahan dimulai, Argentina mencetak gol melalui Lisandro Martinez.

Namun, Cape Verde tidak menyerah. Mereka terus menekan dan berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-102. Gol spektakuler dari Sidny Lopes Cabral tercipta, sebuah momen yang akan dikenang dalam sejarah Piala Dunia.

Cabral mencetak gol indah dari sisi kiri, melewati beberapa pemain Argentina sebelum melepaskan tendangan melengkung ke sudut jauh gawang. Stadion bergemuruh oleh kombinasi kelegaan Argentina dan ketidakpercayaan dari pendukung Cape Verde.

Argentina kembali unggul pada menit ke-111. Cristian Romero menyundul bola dari tendangan sudut Lionel Messi, bola memantul ke Diney Borges sebelum masuk ke gawang kiper Vozinha.

Meski tertinggal, Cape Verde kembali memberikan perlawanan. Mereka memaksa Emiliano Martinez melakukan penyelamatan gemilang di menit ke-116. Akhirnya, peluit panjang berbunyi, memastikan Argentina lolos.

Pertandingan ini menjadi bukti superioritas Argentina, yang dipimpin oleh Lionel Messi. Namun, penampilan gemilang Vozinha, kiper berusia 40 tahun, juga menjadi sorotan utama.

Lionel Scaloni menurunkan komposisi pemain terbaiknya, termasuk trio gelandang De Paul, Mac Allister, dan Fernandez. Lautaro Martinez dipercaya mengisi lini serang.

Gol pertama Argentina tercipta di menit ke-28. Umpan diagonal Lisandro Martinez diterima Messi dengan sentuhan magis. Ia kemudian melepaskan tendangan keras yang tak mampu diantisipasi Vozinha.

Vozinha, yang telah menjadi salah satu kejutan di Piala Dunia ini, menunjukkan performa luar biasa di usianya yang tidak muda lagi.

Di babak kedua, Cape Verde tampil lebih menekan. Mereka berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-59 melalui Deroy Duarte. Gol ini tercipta berkat kerjasama apik dan penyelesaian akhir yang tenang.

Kemenangan ini diraih Argentina dengan susah payah. Lionel Messi bermain penuh selama 120 menit di bawah cuaca lembap. Argentina harus segera memulihkan kondisi fisik sebelum menghadapi Mesir dalam empat hari ke depan.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All