Tuesday, 1 September 2026
BREAKING
BERITA

Pencarian Intensif untuk 933 Korban Banjir Terowongan PLTA Nepal Berlanjut

Oleh Emanuel September 1, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Nepal terus mengerahkan segala upaya untuk menemukan 933 orang yang dilaporkan hilang dan diduga terjebak di dalam terowongan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sanjen setelah banjir bandang mematikan melanda wilayah tersebut. Upaya pencarian ini melibatkan tim gabungan dari Nepal, dengan dukungan signifikan dari negara tetangga, China dan India.

Banjir yang terjadi pada hari Minggu, 15 Oktober 2023, menerjang terowongan PLTA Sanjen di Distrik Rasuwa, Nepal, menyebabkan ratusan pekerja dilaporkan terjebak. Hingga kini, tim penyelamat masih berjuang untuk menjangkau lokasi yang terisolasi akibat kerusakan infrastruktur yang parah.

Kepala Polisi Distrik Rasuwa, Dipak Thapa, menyatakan kepada media pada hari Senin, 16 Oktober 2023, bahwa angka korban hilang yang dirilis merupakan estimasi awal berdasarkan laporan dari pihak perusahaan pengelola PLTA. “Kami telah mengumpulkan data dari para pekerja yang berhasil keluar dan pihak perusahaan. Saat ini, kami memperkirakan ada 933 orang yang masih belum diketahui keberadaannya,” ujar Thapa.

Pemerintah Nepal telah menginstruksikan berbagai badan terkait untuk segera melakukan investigasi mendalam terkait penyebab banjir dan insiden ini. Menteri Dalam Negeri Nepal, Narayan Kaji Shrestha, menegaskan komitmen pemerintah untuk menemukan semua korban. “Kami memobilisasi semua sumber daya yang ada untuk melakukan pencarian dan penyelamatan. Prioritas utama kami adalah menyelamatkan nyawa dan memastikan semua korban ditemukan,” katanya.

Bantuan internasional juga telah mengalir ke Nepal. Tim penyelamat dari China dan India telah bergabung dalam operasi pencarian, membawa peralatan canggih dan keahlian yang diharapkan dapat mempercepat proses penyelamatan. Keterlibatan kedua negara ini menunjukkan tingkat keparahan bencana dan pentingnya kerja sama regional dalam menghadapi krisis.

Kondisi medan yang sulit dan cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan besar bagi tim penyelamat. Terowongan yang runtuh dan jalan akses yang terputus membuat proses evakuasi dan pencarian menjadi sangat kompleks. Pihak berwenang terus berkoordinasi untuk mengatasi hambatan logistik dan memastikan keselamatan para petugas di lapangan.

Insiden ini kembali menyoroti risiko yang dihadapi para pekerja di proyek-proyek infrastruktur berskala besar, terutama di daerah pegunungan yang rentan terhadap bencana alam. Pemerintah Nepal berjanji akan meninjau kembali standar keselamatan dan prosedur penanganan bencana di masa mendatang untuk mencegah terulangnya tragedi serupa.

Bagikan: Facebook X WhatsApp