Tuesday, 1 September 2026
BREAKING
BERITA

Mahasiswa Jatim Desak Pemerintah Utamakan Tangani Bencana di Gedung Grahadi

Oleh Emanuel September 1, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Surabaya – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada hari ini, [tanggal aksi]. Para mahasiswa menyerukan agar pemerintah lebih memprioritaskan penanganan bencana alam yang melanda berbagai wilayah di Jawa Timur.

Dalam orasinya, perwakilan BEM SI Jawa Timur menyoroti sejumlah persoalan krusial terkait penanganan bencana. Salah satu poin utama yang diangkat adalah alokasi anggaran. Mereka mendesak agar pemerintah lebih transparan dan proporsional dalam mengalokasikan dana untuk mitigasi dan pemulihan pasca-bencana, dibandingkan dengan sektor lain yang dinilai kurang mendesak.

Mahasiswa juga menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap kondisi masyarakat yang terdampak langsung oleh bencana. Banyak warga yang dilaporkan masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, seperti pangan, sandang, dan papan, akibat rusaknya infrastruktur dan hilangnya mata pencaharian. “Kami melihat banyak saudara kita yang masih hidup dalam kondisi memprihatinkan. Bantuan yang ada terasa belum cukup, dan proses pemulihan berjalan lambat,” ujar salah seorang orator dari BEM SI Jawa Timur.

Aksi ini juga menjadi momentum bagi para mahasiswa untuk mengingatkan pemerintah akan tanggung jawabnya dalam melindungi warganya. Mereka menekankan pentingnya kesigapan dalam menghadapi potensi bencana di masa depan, termasuk peningkatan sistem peringatan dini dan penyediaan sumber daya yang memadai untuk tim reaksi cepat. “Penanganan bencana bukan hanya soal responsif, tapi juga antisipatif. Kita perlu investasi jangka panjang untuk mengurangi risiko dan dampak buruknya,” tambah orator tersebut.

BEM SI Jawa Timur berharap tuntutan mereka dapat didengar dan segera direspon oleh pemerintah provinsi. Mereka siap untuk terus mengawal dan memberikan masukan demi terciptanya kebijakan penanganan bencana yang lebih efektif dan berpihak pada masyarakat. Aksi unjuk rasa ini berjalan dengan tertib dan damai, di bawah pengawasan aparat kepolisian setempat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp