Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus mengubur mimpinya untuk bersaing di barisan depan Moto3 Aragon 2026. Ia dipastikan akan memulai balapan dari posisi ke-22 setelah gagal menembus sesi kualifikasi kedua (Q2).
Perjuangan Veda di sesi kualifikasi 1 (Q1) pada Sabtu (29/8) tidak membuahkan hasil yang diharapkan. Ia gagal mencatatkan waktu yang cukup untuk lolos ke fase kualifikasi berikutnya, yang menentukan posisi start bagi para pembalap teratas. Dengan demikian, Veda harus puas memulai balapan utama yang dijadwalkan pada Minggu (30/8) dari baris kedelapan.
Hasil ini tentu menjadi pukulan bagi Veda dan timnya, yang berharap dapat meraih hasil maksimal di seri Aragon. Ia tidak mampu memperbaiki catatan waktunya untuk bersaing dengan para pembalap lain yang berhasil melaju ke Q2. Posisi start ke-22 ini akan memberikan tantangan berat bagi Veda untuk merangsek ke depan dalam balapan nanti.
Meskipun demikian, semangat juang Veda Ega Pratama diharapkan tidak padam. Pengalaman balapan di Sirkuit MotorLand Aragon ini diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga bagi karirnya di masa depan. Ia masih memiliki kesempatan untuk menunjukkan performa terbaiknya dan mengumpulkan poin di sisa seri Moto3 2026.
