Sebuah mobil sedan mengalami insiden kebakaran di ruas Tol Mohammed Bin Zayed (MBZ) arah Cikampek pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi masalah kelistrikan pada kendaraan.
Peristiwa nahas tersebut dilaporkan terjadi di Kilometer 36 Tol MBZ. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil diperkirakan cukup signifikan.
Penyebab utama korsleting listrik pada kendaraan bisa bervariasi, namun beberapa faktor umum seringkali menjadi pemicunya. Salah satunya adalah kualitas kabel yang buruk atau sudah tua. Seiring waktu, isolasi pada kabel dapat mengeras, retak, atau terkikis, sehingga meningkatkan risiko terjadinya hubungan pendek.
Selain itu, pemasangan aksesori kelistrikan tambahan yang tidak sesuai standar atau dilakukan sembarangan juga dapat membebani sistem kelistrikan mobil. Sirkuit yang kelebihan beban ini berpotensi menimbulkan panas berlebih dan akhirnya korsleting. Penggunaan sekring (fuse) dengan rating yang tidak tepat juga dapat membahayakan.
Kerusakan pada komponen sistem kelistrikan seperti alternator, aki, atau dinamo starter juga bisa menjadi sumber masalah. Kebocoran pada aki atau koneksi yang longgar pada terminalnya dapat menyebabkan percikan api.
Faktor lingkungan seperti kelembaban tinggi atau paparan cairan yang bersifat korosif juga dapat mempercepat kerusakan pada komponen kelistrikan dan kabel. Hal ini sering terjadi jika ada kebocoran cairan di area mesin atau kabel yang terpapar.
Penting bagi pemilik kendaraan untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap sistem kelistrikan mobil mereka. Perhatikan gejala-gejala awal seperti bau gosong, lampu indikator yang menyala tidak wajar, atau masalah pada sistem audio dan kelistrikan lainnya. Perawatan berkala oleh bengkel terpercaya dapat mencegah insiden serupa terulang.
