Striker muda Thailand, Yotsakorn Burapha, menyatakan komitmennya untuk bangkit setelah timnya gagal meraih gelar juara Piala AFF U-23 2026. Kekalahan di babak final turnamen tersebut menjadi pelajaran berharga bagi pemain berusia 19 tahun ini.
Yotsakorn, yang merupakan salah satu andalan lini serang tim Gajah Perang Muda, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil akhir tersebut. Namun, ia menolak larut dalam kesedihan dan memilih untuk fokus pada masa depan. “Saya sangat kecewa kami tidak bisa menjadi juara,” ujar Yotsakorn, sebagaimana dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF). “Namun, ini adalah pelajaran penting bagi kami semua.”
Lebih lanjut, Yotsakorn berjanji akan menggunakan pengalaman ini sebagai motivasi untuk meningkatkan performanya di masa mendatang. Ia menegaskan bahwa kegagalan ini bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjuangan baru. “Kami akan kembali lebih kuat,” tegasnya. “Saya pribadi akan berlatih lebih keras agar bisa memberikan yang terbaik untuk tim nasional Thailand di masa depan.”
Pemain yang bermain untuk klub Chonburi FC ini berharap dapat terus dipercaya untuk membela negaranya. Ia bertekad untuk terus menunjukkan kemampuannya dan membantu Thailand meraih prestasi yang lebih membanggakan di kancah internasional. Piala AFF U-23 2026 sendiri diselenggarakan di Kamboja, dan Thailand harus mengakui keunggulan lawan mereka di partai puncak.
