Pertamina Eco RunFest 2026 hadir dengan semangat baru, mengusung tema “Spark the Change, Leave Zero Trace”. Acara lari akbar ini tidak hanya sekadar kompetisi, melainkan sebuah platform untuk mendorong gaya hidup berkelanjutan dengan menargetkan pengurangan sampah plastik.
Melalui tujuh inisiatif keberlanjutan yang dirancang khusus, Pertamina Eco RunFest 2026 berupaya menciptakan dampak positif bagi lingkungan. Fokus utamanya adalah minimisasi jejak sampah, terutama sampah plastik, yang menjadi isu krusial di era modern.
Salah satu terobosan signifikan dalam gelaran tahun ini adalah penerapan konsep nol jejak sampah. Hal ini diwujudkan melalui berbagai program yang mengajak partisipan untuk lebih sadar akan pentingnya pengelolaan sampah. Mulai dari penggunaan kembali botol minum hingga pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di sepanjang rute lari.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan. “Pertamina Eco RunFest 2026 ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendukung pelestarian lingkungan dan sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga bumi,” ujar Nicke. Beliau menambahkan bahwa inovasi dan kreativitas sangat dibutuhkan untuk menciptakan solusi keberlanjutan.
Inisiatif keberlanjutan yang diusung Pertamina Eco RunFest 2026 mencakup berbagai aspek. Mulai dari penggunaan material ramah lingkungan dalam pembuatan atribut acara, sistem daur ulang sampah yang terintegrasi, hingga kampanye edukasi tentang bahaya sampah plastik. Selain itu, acara ini juga mendorong penggunaan transportasi publik atau berbagi tumpangan untuk mengurangi emisi karbon.
Partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk pelari, sponsor, dan relawan, menjadi kunci keberhasilan Pertamina Eco RunFest 2026 dalam mencapai target nol jejak sampah. Diharapkan, semangat “Spark the Change, Leave Zero Trace” ini dapat terus menyala dan menginspirasi perubahan positif dalam gaya hidup sehari-hari masyarakat Indonesia.
