Wednesday, 26 August 2026
BREAKING
BERITA

Menteri LHK Pastikan Penanganan Karhutla Berau Lindungi Habitat Orangutan Kalimantan

Oleh Emanuel August 26, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Prioritas utama dalam upaya penanganan ini adalah memastikan kelestarian habitat orangutan Kalimantan yang terancam oleh bencana ekologis tersebut.

Penegasan ini disampaikan Menteri Siti Nurbaya saat kunjungan kerja ke Berau pada Kamis, 23 Mei 2024. Beliau secara langsung memantau perkembangan situasi dan berdialog dengan para pihak terkait di lapangan. “Kita harus memastikan bahwa upaya penanganan Karhutla ini tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melindungi ekosistem vital, terutama rumah bagi orangutan,” ujar Siti Nurbaya.

Upaya antisipasi dan perlindungan lingkungan di Kalimantan Timur, khususnya di Berau, terus diperkuat. Pemerintah, melalui Kementerian LHK, berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, serta berbagai elemen masyarakat dan organisasi non-pemerintah. Langkah-langkah pencegahan dini, seperti patroli rutin, edukasi kepada masyarakat, dan pemantauan titik api, menjadi garda terdepan dalam mitigasi.

Selain itu, Menteri Siti Nurbaya juga menyoroti pentingnya restorasi pasca-kebakaran. “Kami tidak hanya fokus pada pemadaman, tapi juga pada pemulihan lahan yang terbakar agar kembali berfungsi sebagai habitat yang layak bagi satwa liar, termasuk orangutan,” jelasnya. Program rehabilitasi lahan dan penanaman kembali spesies tumbuhan asli akan menjadi fokus penting untuk memulihkan keseimbangan ekosistem.

Keberadaan orangutan Kalimantan di Berau menjadi perhatian khusus mengingat statusnya sebagai spesies yang terancam punah. Kerusakan habitat akibat Karhutla dapat memperparah kondisi populasi mereka. Oleh karena itu, strategi penanganan Karhutla yang diterapkan harus bersifat holistik, mencakup aspek penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran, pemulihan lahan, serta perlindungan satwa liar secara komprehensif.

Menteri Siti Nurbaya menambahkan bahwa sinergi antarlembaga dan partisipasi aktif masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan Karhutla. “Dengan kerja sama yang solid, kita optimis dapat mengatasi Karhutla di Berau dan menjaga kelestarian orangutan serta kekayaan hayati Kalimantan Timur untuk generasi mendatang,” tutupnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp