Leeds United memulai musim Liga Primer Inggris dengan raihan positif, membangkitkan optimisme bahwa tim ini tidak hanya akan berjuang untuk bertahan, tetapi juga mampu meraih kejayaan. Kehadiran pemain-pemain baru yang menjanjikan dan tumbuhnya keyakinan di dalam skuad menjadi modal utama Leeds untuk mengukir prestasi lebih gemilang di musim ini.
Manajer Leeds United, Jesse Marsch, mengungkapkan rasa senangnya atas performa timnya di awal musim. “Saya sangat bangga dengan para pemain. Kami telah bekerja keras di pramusim dan kini kami melihat hasilnya,” ujar Marsch. Ia menambahkan bahwa kemenangan di laga pembuka memberikan suntikan moral yang luar biasa bagi timnya. “Ini adalah awal yang sempurna. Kami ingin menunjukkan bahwa kami mampu bersaing di level tertinggi,” tegasnya.
Musim lalu, Leeds United berhasil lolos dari jurang degradasi di pekan terakhir, sebuah perjuangan yang menegangkan. Namun, dengan kedalaman skuad yang kini semakin baik berkat tambahan pemain seperti Tyler Adams, Luis Sinisterra, dan Marc Roca, optimisme untuk hasil yang lebih baik semakin menguat. Adams, yang didatangkan dari RB Leipzig, diharapkan dapat memperkuat lini tengah dengan energi dan ketenangannya. Sementara itu, Sinisterra, penyerang asal Kolombia, diharapkan dapat menambah daya gedor lini serang.
Kemenangan 3-0 atas Chelsea di Elland Road pada 21 Agustus 2022 menjadi bukti nyata kebangkitan Leeds. Gol-gol dari Rodrigo Moreno dan Jack Harrison mengukuhkan dominasi tuan rumah. Pertandingan tersebut tidak hanya menghasilkan tiga poin krusial, tetapi juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam organisasi permainan dan determinasi para pemain. Tekanan tinggi yang menjadi ciri khas permainan Leeds di bawah asuhan Marsch terlihat lebih efektif dan terarah.
Lebih lanjut, Marsch menyoroti pentingnya menjaga momentum positif ini. “Kunci kami adalah konsistensi. Kami tidak boleh berpuas diri dengan satu atau dua kemenangan. Kami harus terus bekerja keras dan belajar dari setiap pertandingan,” katanya. Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari para penggemar yang selalu memberikan energi tambahan bagi tim. “Para suporter adalah pemain ke-12 kami. Dukungan mereka sangat berarti,” tutup Marsch.
