Sunday, 23 August 2026
BREAKING
DUNIA

Iran Peringatkan Dunia: Ikut Sanksi AS, Siap-siap Jadi Musuh Kami

Oleh Heni Maulidya August 23, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Teheran, 19 Mei 2024 – Iran melayangkan peringatan keras kepada negara-negara lain di dunia. Republik Islam itu menegaskan agar tidak ada satu pun negara yang turut serta dalam “perang ekonomi” yang dilancarkan oleh Amerika Serikat terhadap Iran. Jika ada yang nekat mengikuti jejak AS, maka Iran akan menganggap mereka sebagai musuh.

Pesan tegas ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amirabdollahian, pada hari Minggu (19/5/2024). Ia mengutarakan bahwa Iran tidak akan tinggal diam jika ada negara yang berani mengambil langkah mendukung sanksi AS. Ancaman ini mencakup potensi pemutusan hubungan diplomatik atau bahkan tindakan balasan lainnya.

Amirabdollahian secara spesifik menyoroti bahwa Iran memiliki hak untuk merespons setiap tindakan yang dianggap merugikan kedaulatan dan kepentingannya. Ia menekankan bahwa Iran selalu mengutamakan dialog dan diplomasi untuk menyelesaikan perselisihan. Namun, jika upaya damai tidak diindahkan, maka Iran siap mengambil langkah yang diperlukan.

Peringatan ini muncul di tengah ketegangan yang terus memanas antara Iran dan Amerika Serikat, terutama pasca-keputusan AS untuk memberlakukan kembali sanksi ekonomi yang ketat terhadap Iran. Sanksi tersebut mencakup sektor energi, keuangan, dan perdagangan, yang berdampak signifikan pada perekonomian Iran.

Pejabat Iran lainnya juga turut angkat bicara. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani, dalam pernyataan terpisah, menegaskan bahwa kebijakan sanksi AS tidak hanya merugikan Iran, tetapi juga mengganggu stabilitas regional dan global. Ia menyerukan agar komunitas internasional menolak pendekatan konfrontatif AS dan mencari solusi yang konstruktif.

Iran sendiri telah berulang kali menyatakan bahwa sanksi yang dijatuhkan oleh AS adalah tindakan ilegal dan melanggar hukum internasional. Negara tersebut berdalih bahwa sanksi tersebut bertujuan untuk menekan dan melemahkan Iran, bukan untuk mencapai tujuan yang sah. Oleh karena itu, Iran bertekad untuk terus melawan dan mencari cara untuk mengatasi dampak sanksi tersebut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp