Sunday, 23 August 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Roberto De Zerbi Kritik Mentalitas Tottenham Hotspur Pasca-Kekalahan Telak dari Brentford

Oleh Danu Ilham August 23, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pelatih Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, melayangkan kritik tajam terhadap performa timnya yang dinilainya ‘tidak bertarung dengan cara yang benar’ dalam kekalahan 3-0 dari Brentford. Pertandingan tersebut menandai pembukaan musim 2026-27 Premier League bagi kedua tim.

De Zerbi, yang dikenal dengan gaya kepelatihan yang intens, mengungkapkan kekecewaannya atas kurangnya semangat juang yang ia saksikan di lapangan. Menurutnya, meskipun secara teknis timnya mungkin memiliki kemampuan, namun dalam pertandingan krusial melawan Brentford, aspek mental dan determinasi menjadi kunci yang hilang.

“Saya pikir kami tidak bertarung dengan cara yang benar,” ujar De Zerbi, menyoroti kelemahan fundamental dalam pendekatan timnya. Ia menambahkan bahwa kekalahan ini bukan hanya soal taktik atau kualitas pemain, tetapi lebih kepada mentalitas dan keberanian untuk menghadapi lawan.

Hasil ini tentu menjadi pukulan telak bagi Tottenham Hotspur di awal musim. Kekalahan 3-0 di kandang sendiri dari Brentford, yang seharusnya bisa diatasi dengan performa maksimal, menunjukkan adanya masalah yang perlu segera dibenahi. De Zerbi berjanji akan melakukan evaluasi mendalam untuk mengembalikan semangat juang para pemainnya.

Pelatih asal Italia ini menekankan pentingnya aspek psikologis dalam sepak bola modern. Ia percaya bahwa tanpa mentalitas yang kuat, keunggulan teknis sekecil apapun tidak akan cukup untuk meraih kemenangan. Pernyataan De Zerbi ini mengindikasikan bahwa fokus latihan selanjutnya tidak hanya pada aspek fisik dan taktik, tetapi juga penguatan mentalitas bertarung timnya.

Musim 2026-27 baru saja dimulai, namun kekalahan ini menjadi alarm bagi Tottenham Hotspur dan para pendukungnya. Perjalanan masih panjang, dan De Zerbi memiliki tugas berat untuk mentransformasi skuadnya agar kembali menjadi tim yang disegani di Premier League, dengan salah satu fokus utamanya adalah menanamkan kembali etos juang yang ia rasa telah memudar.

Bagikan: Facebook X WhatsApp