Sunday, 23 August 2026
BREAKING
BERITA

Dukungan Negara Pulihkan Penyintas Terorisme, Kisah Tony dan Mariane Jadi Bukti

Oleh Emanuel August 23, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Kisah Tony Soemarno dan Mariane Ka’awoan menjadi cerminan nyata bagaimana kehadiran negara sangat krusial dalam memulihkan para penyintas aksi terorisme. Dua individu ini, yang pernah menjadi korban luka fisik dan mental akibat serangan keji, kini bangkit dan berbagi pengalaman mereka sebagai pesan perdamaian, berkat dukungan yang mereka terima.

Perjalanan Tony Soemarno, penyintas bom Bali 2002, dan Mariane Ka’awoan, penyintas bom Gereja Katedral Makassar 2021, memperlihatkan sisi lain dari penanganan terorisme. Selain upaya penindakan hukum terhadap pelaku, perhatian mendalam terhadap pemulihan korban menjadi elemen penting yang seringkali luput dari sorotan.

Tony Soemarno, yang selamat dari tragedi bom Bali di Paddy’s Pub, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah. Ia bercerita bahwa dukungan tersebut tidak hanya bersifat materiil, tetapi juga mencakup pendampingan psikologis yang membantunya melewati masa-masa sulit. “Pemerintah hadir untuk saya,” ujar Tony, menekankan peran vital negara dalam proses penyembuhannya.

Senada dengan Tony, Mariane Ka’awoan juga merasakan hal serupa. Pasca ledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar, ia dan keluarganya mendapatkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah. Pengalaman ini memberikannya kekuatan untuk tidak hanya bangkit dari trauma, tetapi juga untuk menyebarkan pesan perdamaian dan menolak segala bentuk kekerasan.

Kisah Tony dan Mariane ini menjadi bukti bahwa negara memiliki tanggung jawab besar untuk hadir bagi para penyintas terorisme. Dukungan yang diberikan, baik dalam bentuk pemulihan fisik, psikologis, maupun sosial, sangat menentukan kemampuan mereka untuk kembali menjalani kehidupan normal dan bahkan menjadi agen perubahan positif. Kehadiran negara bukan sekadar kewajiban, melainkan sebuah investasi kemanusiaan yang berujung pada pesan perdamaian yang lebih kuat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp