Sunday, 23 August 2026
BREAKING
BERITA

Saham Moderna Meroket 177% Berkat Keberhasilan Uji Klinis Vaksin Kanker Bersama Merck

Oleh Emanuel August 22, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Saham Moderna (MRNA) mengalami lonjakan fantastis hingga 177% menyusul kabar baik dari uji klinis fase III. Lonjakan ini terjadi setelah vaksin kanker yang dikembangkan bersama Merck & Co. (MRK) berhasil mencapai titik akhir utama dalam studi tersebut.

Keberhasilan ini merupakan angin segar bagi Moderna dan para investornya. Vaksin kanker eksperimental yang tengah dikembangkan oleh kedua perusahaan farmasi raksasa ini menunjukkan potensi signifikan dalam melawan penyakit mematikan tersebut. Informasi mengenai pencapaian ini langsung berdampak positif pada pergerakan harga saham Moderna di bursa.

Uji klinis fase III yang menjadi penentu keberhasilan ini berfokus pada efektivitas vaksin dalam mencegah kekambuhan kanker kulit jenis melanoma. Hasil yang dilaporkan menunjukkan bahwa kombinasi vaksin mRNA-4157/V940 dengan obat imunoterapi Merck, Keytruda (pembrolizumab), secara signifikan mengurangi risiko kekambuhan atau kematian pada pasien melanoma stadium III atau IV yang telah menjalani pengangkatan tumor.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Rabu, 13 Desember 2023, Moderna mengonfirmasi bahwa studi tersebut mencapai titik akhir utama. Pemberian vaksin bersama dengan Keytruda terbukti mengurangi risiko kekambuhan atau kematian sebesar 44% dibandingkan dengan penggunaan Keytruda saja. Angka ini menjadi bukti nyata efektivitas terapi kombinasi yang dikembangkan.

“Kami sangat gembira dengan hasil positif dari uji klinis fase III ini, yang merupakan kemajuan penting dalam pengobatan melanoma stadium III/IV,” ujar Stéphane Bancel, Chief Executive Officer Moderna, dalam keterangan resminya. Ia menambahkan bahwa temuan ini menunjukkan potensi kemitraan strategis antara Moderna dan Merck dalam memberikan harapan baru bagi pasien kanker.

Dr. Joerg Huber, Senior Vice President dan Head of Global Clinical Development Oncology di Merck Research Laboratories, turut menyampaikan optimisme yang sama. “Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi mRNA-4157/V940 dan Keytruda dapat menjadi terobosan pengobatan untuk melanoma stadium III/IV,” katanya. Ia menekankan pentingnya pendekatan yang dipersonalisasi dalam pengobatan kanker, di mana vaksin mRNA ini dirancang untuk menargetkan mutasi unik dalam tumor setiap pasien.

Vaksin mRNA-4157/V940 sendiri merupakan vaksin kanker personal yang dirancang untuk merangsang respons imun spesifik terhadap antigen tumor yang teridentifikasi pada pasien melanoma. Keberhasilan ini membuka jalan bagi potensi persetujuan regulasi dan ketersediaan vaksin tersebut di masa depan, memberikan harapan baru bagi jutaan pasien di seluruh dunia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp