Friday, 21 August 2026
BREAKING
MOTOGP

Davide Tardozzi Prediksi Keseimbangan MotoGP Berubah, Aprilia dan Ducati Bersaing Ketat

Oleh Wibowo August 21, 2026 4 hours lalu 0 komentar

Davide Tardozzi, Team Principal Ducati Corse, memprediksi bahwa karakteristik sirkuit akan terus menjadi faktor penentu pergeseran keseimbangan kompetitif antara timnya dan Aprilia dalam perebutan gelar MotoGP. Perubahan dinamis ini, menurutnya, akan mewarnai persaingan kedua pabrikan Italia tersebut di sisa musim.

Tardozzi secara spesifik menyoroti bagaimana lintasan yang berbeda memberikan keuntungan tersendiri bagi motor-motor yang berbeda. Ia melihat bahwa sirkuit yang mengutamakan akselerasi dan kecepatan puncak akan cenderung menguntungkan Ducati, mengingat keunggulan teknis yang dimiliki motor Borgo Panigale di area tersebut. Sebaliknya, sirkuit yang menuntut pengereman kuat dan kelincahan di tikungan bisa menjadi medan pertempuran yang lebih sengit, bahkan berpotensi menguntungkan Aprilia.

“Ya, saya pikir begitu. Setiap akhir pekan, Anda akan melihat keseimbangan berubah,” ujar Tardozzi seperti dikutip dari Crash.net. Prediksinya ini didasarkan pada pengamatan performa kedua pabrikan di berbagai jenis sirkuit sepanjang musim. Ia mengakui bahwa Aprilia telah menunjukkan kemajuan signifikan, terutama dengan motor RS-GP yang kini semakin kompetitif.

Lebih lanjut, Tardozzi mengungkapkan bahwa Ducati terus berupaya untuk meningkatkan performa motor mereka, terutama dalam aspek yang menjadi kekuatan Aprilia. “Kami akan terus bekerja untuk mencoba mengurangi kerugian kami di area di mana kami tahu bahwa Aprilia sangat kuat, dan kami tahu di mana kami lebih kuat,” jelasnya. Upaya ini mencakup pengembangan teknologi dan penyesuaian setelan motor agar mampu bersaing di semua jenis sirkuit.

Persaingan antara Ducati dan Aprilia memang menjadi salah satu sorotan utama di MotoGP musim ini. Keduanya kerap bertukar posisi di podium dan saling menempel dalam perolehan poin. Tardozzi menyadari bahwa dinamika ini akan terus berlanjut, dan kemenangan di setiap seri tidak lagi bisa dipastikan secara mudah. Pengendalian ban, manajemen energi, serta adaptasi pembalap terhadap karakteristik sirkuit akan menjadi kunci penentu hasil akhir.

“Tidak ada yang akan menjadi balapan yang mudah bagi kami, kami harus terus berjuang untuk mendapatkan hasil terbaik,” pungkas Tardozzi, menegaskan komitmen Ducati untuk terus berinovasi dan beradaptasi demi mempertahankan dominasi mereka di kelas utama balap motor dunia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp