Friday, 21 August 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Brighton dan Hearts Rebut Tiket Europa Conference League, Kok Bisa?

Oleh Danu Ilham August 21, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Kehadiran dua klub, Brighton & Hove Albion dan Heart of Midlothian FC (Hearts), dalam kompetisi Europa Conference League musim ini memunculkan pertanyaan. Keduanya diketahui memiliki pemilik yang sama, yaitu Tony Bloom, yang menimbulkan spekulasi terkait kemungkinan ini.

Namun, UEFA, badan sepak bola Eropa, telah memberikan lampu hijau bagi kedua klub untuk berpartisipasi. Penjelasan resmi dari UEFA menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran terhadap aturan kepemilikan tunggal yang melarang dua klub dengan pemilik yang sama berkompetisi di ajang yang sama.

Aturan UEFA terkait kepemikan ganda, yang dikenal sebagai ‘multi-club ownership’ atau MCO, memang sangat ketat. Aturan ini dirancang untuk mencegah adanya konflik kepentingan dan menjaga integritas kompetisi. Inti dari aturan tersebut adalah memastikan bahwa setiap klub yang berpartisipasi dalam kompetisi UEFA benar-benar independen dari klub lain yang juga berkompetisi di ajang yang sama.

Dalam kasus Brighton dan Hearts, Tony Bloom memang memegang saham mayoritas di kedua klub tersebut. Brighton & Hove Albion dimiliki oleh Tony Bloom melalui perusahaannya, Phoenix Sports & Entertainment Limited. Sementara itu, Tony Bloom juga menjadi pemilik mayoritas di Heart of Midlothian FC.

Meskipun demikian, UEFA telah melakukan investigasi mendalam dan menyimpulkan bahwa kedua klub ini memenuhi kriteria yang ditetapkan. Penilaian ini mencakup berbagai aspek, mulai dari independensi operasional, pengambilan keputusan, hingga pengelolaan keuangan. UEFA memastikan bahwa tidak ada satu individu atau entitas pun yang memiliki kendali efektif atas kedua klub yang dapat memengaruhi jalannya kompetisi.

Salah satu faktor kunci yang memungkinkan Brighton dan Hearts lolos dari jerat aturan MCO adalah struktur kepemilikan dan pengelolaan yang terpisah. Meskipun Tony Bloom adalah pemilik utama, kedua klub beroperasi secara independen di bawah manajemen yang berbeda. Keputusan-keputusan strategis dan operasional di masing-masing klub tidak saling bergantung atau dipengaruhi secara langsung oleh pemilik yang sama.

Proses persetujuan dari UEFA ini bukanlah hal yang otomatis. UEFA memiliki departemen khusus yang bertugas meninjau dan menyetujui kepemilikan ganda. Mereka akan mengevaluasi setiap kasus secara individual untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi. Dalam kasus Brighton dan Hearts, UEFA telah menyatakan bahwa kedua klub telah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan dalam peraturan UEFA mengenai kepemilikan klub.

Dengan demikian, kedua klub dapat melanjutkan ambisi mereka di Europa Conference League musim ini tanpa ada keraguan lebih lanjut mengenai legalitas partisipasi mereka. Kehadiran mereka di kompetisi Eropa ini menjadi bukti bahwa di bawah kerangka aturan yang ada, skenario kepemilikan ganda yang transparan dan independen masih dimungkinkan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp