Kepastian dua klub Indonesia berlaga di AFC Champions League (ACL) Two musim 2026/2027 akhirnya terwujud. Keputusan ini didasarkan pada akumulasi poin yang berhasil diraih klub-klub Indonesia dalam delapan edisi terakhir kompetisi di bawah naungan AFC.
Pencapaian ini merupakan hasil dari konsistensi penampilan dan performa yang ditunjukkan oleh wakil-wakil Indonesia di pentas Asia selama beberapa tahun terakhir. Poin kumulatif tersebut menjadi tolok ukur utama dalam menentukan jatah slot bagi setiap negara anggota AFC.
Menurut rilis resmi AFC, kuota dua tim untuk Indonesia ini berlaku mulai musim kompetisi 2026/2027. Hal ini memberikan angin segar bagi persepakbolaan nasional untuk kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional.
“Ini adalah pencapaian yang patut disyukuri dan menjadi motivasi besar bagi klub-klub Indonesia untuk terus berbenah. Dengan adanya kesempatan tampil di ACL Two, level kompetisi klub di tanah air diharapkan akan semakin meningkat,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya, terkait dengan terbitnya kuota tersebut.
Peningkatan peringkat koefisien negara AFC menjadi kunci utama dibalik terbitnya kuota tambahan ini. Selama delapan edisi terakhir, poin yang dikumpulkan oleh klub-klub Indonesia secara kumulatif telah memenuhi standar yang ditetapkan AFC untuk mendapatkan dua slot otomatis.
ACL Two sendiri merupakan kompetisi kasta kedua di bawah AFC Champions League Elite, yang baru saja diluncurkan untuk musim 2024/2025. Kehadiran ACL Two memberikan lebih banyak kesempatan bagi klub-klub dari berbagai negara untuk berkompetisi di level Asia.
Dengan adanya kepastian ini, federasi sepak bola Indonesia (PSSI) dan klub-klub profesional diharapkan dapat mempersiapkan diri lebih matang. Strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pemain, pelatih, dan manajemen klub perlu digalakkan agar mampu bersaing secara kompetitif di ACL Two.
Harapannya, partisipasi rutin di kompetisi seperti ACL Two dapat meningkatkan jam terbang internasional para pemain Indonesia, sekaligus membuka peluang untuk mendapatkan pengalaman berharga dalam menghadapi tim-tim kuat dari negara lain.
