Thursday, 20 August 2026
BREAKING
DUNIA

Seoul Curigai Trump Pangkas Latihan Militer untuk Tekan Soal Iran

Oleh Heni Maulidya August 20, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Korea Selatan meyakini keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengurangi latihan militer bersama dengan mereka merupakan taktik tekanan. Langkah ini diduga kuat berkaitan dengan desakan AS agar Seoul menghentikan atau mengurangi pembelian minyak dari Iran.

Sumber di kalangan pejabat Korea Selatan, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan pandangan ini. Mereka berpendapat bahwa Trump menggunakan pengurangan latihan militer sebagai alat tawar-menawar untuk memaksa Korea Selatan mematuhi sanksi AS terhadap Iran. “Trump tampaknya menggunakan latihan gabungan sebagai alat untuk menekan Korea Selatan agar sepenuhnya menghentikan impor minyak Iran,” ujar seorang pejabat tersebut.

Ketegangan terkait Iran semakin meningkat setelah Washington mengakhiri pengecualian bagi delapan negara, termasuk Korea Selatan, untuk membeli minyak Iran. Keputusan ini mulai berlaku pada 2 Mei 2019. Penghentian impor minyak Iran ini menjadi salah satu isu utama dalam negosiasi antara kedua negara, di mana AS berupaya keras mengisolasi ekonomi Iran.

Sebelumnya, Trump telah menyatakan keinginannya untuk mengurangi jumlah latihan militer bersama dengan Korea Selatan. Trump berargumen bahwa latihan tersebut sangat mahal dan tidak perlu, serta sering kali menimbulkan ketidakpuasan di pihak Korea Utara. Namun, para analis melihat adanya agenda tersembunyi di balik pernyataan Trump.

Pihak Korea Selatan khawatir bahwa pengurangan latihan militer dapat melemahkan kesiapan pertahanan mereka, terutama mengingat situasi keamanan yang masih genting di Semenanjung Korea. Meskipun demikian, mereka juga menyadari kesulitan yang dihadapi dalam menolak permintaan Trump, terutama terkait isu-isu strategis seperti Iran.

Dalam konteks yang lebih luas, upaya AS untuk menekan Iran juga mencakup permintaan agar negara-negara lain menghentikan kerja sama ekonomi dengan Teheran. Korea Selatan, sebagai salah satu importir minyak Iran, menjadi sasaran utama dalam kampanye ini. Sikap Trump yang cenderung transaksional dalam hubungan internasional semakin memperkuat dugaan bahwa pengurangan latihan militer adalah bagian dari strategi tekanan yang lebih besar.

Bagikan: Facebook X WhatsApp